Pengusaha Wait and See Imbas Kondisi Geopolitik, Ekspansi Cenderung Selektif

Pengusaha Wait and See Imbas Kondisi Geopolitik, Ekspansi Cenderung Selektif

Pengusaha Indonesia cenderung menahan ekspansi besar akibat ketidakpastian geopolitik, fokus pada efisiensi, dan investasi di sektor pangan, energi, dan digital.

(Bisnis.Com) 13/04/26 20:18 190106

Bisnis.com, JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai dunia usaha berada dalam fase wait and see di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dan mandeknya negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia Erwin Aksa mengatakan penurunan ekspektasi kegiatan bisnis dan stagnasi penjualan mencerminkan kehati-hatian pelaku usaha dalam mengambil keputusan ekspansi.

Meski demikian, ekspansi bisnis dinilai tidak berhenti, tetapi mengalami penyesuaian strategi.

“Secara umum, ekspansi bisnis masih akan berjalan namun lebih selektif dan terukur,” kata Erwin kepada Bisnis, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, pelaku usaha cenderung menahan ekspansi besar yang bersifat padat modal, sambil fokus pada efisiensi dan optimalisasi operasional.

Investasi juga mulai dialihkan ke sektor yang dinilai lebih resilien, seperti pangan, energi, dan digital.

Erwin menyebut sejumlah faktor yang memengaruhi keputusan ekspansi, antara lain ketidakpastian geopolitik global, volatilitas harga energi dan logistik, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, melemahnya permintaan global, serta biaya pembiayaan yang relatif tinggi.

Kondisi tersebut berdampak pada perhitungan risiko dan imbal hasil investasi.

Dari sisi penjualan, Kadin memproyeksikan kinerja masih cenderung stagnan dalam jangka pendek, namun berpotensi membaik pada semester II/2026 apabila tidak terjadi eskalasi lanjutan konflik global.

Konsumsi domestik dinilai tetap menjadi penopang utama, meski daya beli masyarakat perlu dijaga.

Lebih lanjut, Erwin menilai mandeknya negosiasi antara AS dan Iran turut berdampak pada dunia usaha, antara lain melalui kenaikan harga minyak, tekanan terhadap nilai tukar, serta peningkatan biaya produksi dan distribusi.

“Bagi dunia usaha, ini meningkatkan uncertainty premium, sehingga banyak pelaku usaha menunda ekspansi besar dan memilih menunggu arah yang lebih jelas,” ujarnya.

Untuk mendorong ekspansi, Kadin menilai diperlukan kepastian dan stabilitas kebijakan, termasuk kebijakan yang konsisten, insentif fiskal, kemudahan investasi, serta menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.

Selain itu, percepatan belanja pemerintah dan deregulasi di sektor riil seperti logistik dan perizinan dinilai penting untuk memperkuat daya saing.

“Dunia usaha siap berekspansi, namun membutuhkan sinyal yang jelas bahwa risiko dapat dikelola dengan baik,” tandasnya.

#ekspansi #kadin #pelaku-usaha #wait-and-see #ketidakpastian-global #konflik-timur-tengah #negosiasi-as-iran #ekspansi-bisnis #strategi-bisnis #efisiensi-operasional #investasi-resilien #sektor-pangan

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260413/9/1966307/pengusaha-wait-and-see-imbas-kondisi-geopolitik-ekspansi-cenderung-selektif