Incar LPG dari Kilang Swasta, ESDM: Demi Jaga Stok Harian

Incar LPG dari Kilang Swasta, ESDM: Demi Jaga Stok Harian

Kementerian ESDM imbau kilang LPG swasta prioritaskan penjualan ke Pertamina untuk jaga stok harian dan tekan biaya logistik.

(Bisnis.Com) 15/04/26 17:10 192312

Bisnis.com,JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menekankan imbauan agar kilang LPG swasta memprioritaskan penawaran penjualan kepada PT Pertamina Patra Niaga bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok LPG harian di dalam negeri.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, ketersediaan LPG 3 kg di masyarakat menjadi prioritas pemerintah di tengah gejolak geopolitik global. Namun, dia tidak memerinci jumlah volume LPG yang ditargetkan dapat diamankan dari kilang swasta.

"Intinya kita targetnya adalah agar LPG itu stok hariannya selalu tersedia. Jadi enggak ada hitungan khusus untuk ini tapi stoknya harus tersedia," tutur Laode saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, menurutnya, pengamanan pasokan LPG dari dalam negeri akan menekan biaya logistik daripada harus impor dari negara lain.

"Tentu ketentuan-ketentuan itu kita lihat lah, kita pertimbangkan. Tetapi karena ini adalah LPG dalam negeri, tentu kan tidak butuh biaya transportasi yang tinggi dan sudah tersedia. Ya kita imbau mereka [kilang LPG swasta] untuk bisa melakukan itu dan terlaksana sih," ucap Laode.
Imbauan agar kilang LPG swasta memprioritaskan penawaran penjualan produknya kepada Pertamina sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Migas Kementerian ESDM Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam dalam dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis (9/4/2026).
"Kami instruksikan kilang LPG swasta agar prioritaskan penawaran ke Pertamina Patra Niaga. Tadinya produksinya dijual ke industri, tapi kami memberi usulan ke LPG swasta prioritas diberikan penawaran pertama ke Pertamina Patra Niaga," ujar Rizwi.
Di samping itu, Rizwi mengatakan bahwa pemerintah juga tengah berburu pasokan LPG dari negara-negara lain di luar kawasan Timur Tengah, seperti Asia dan Asean.
"Kami juga mengupayakan sumber-sumber LPG lain di Asia dan Asean," tuturnya.
Strategi lain untuk mengamankan pasokan LPG adalah dengan mengoptimalisasi kilang-kilang dalam negeri untuk produksi BBM dan LPG. Rizwi mencontohkan, RDMP Balikpapan akan dioptimalkan untuk memproduksi LPG alih-alih propylene yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
"RDMP Balikpapan yang menghasilkan propylene di mana produknya sebenarnya harganya lebih tinggi, produk ini dikurangi produksinya dan bahan baku nafta digeser untuk memperkaya produk LPG," jelasnya.

#lpg #kilang #esdm

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260415/44/1966830/incar-lpg-dari-kilang-swasta-esdm-demi-jaga-stok-harian