Kredit Perbankan Kaltim Tumbuh Dua Digit Meski Aset Menyusut di Februari 2026

Kredit Perbankan Kaltim Tumbuh Dua Digit Meski Aset Menyusut di Februari 2026

Kredit perbankan Kaltim tumbuh 13,16% YoY di Februari 2026 meski aset menyusut 6,98% akibat penurunan DPK. Sektor rumah tangga dominan dalam kredit.

(Bisnis.Com) 29/04/26 07:30 205920

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Sektor perbankan Kalimantan Timur mencatatkan pertumbuhan kredit dua digit di tengah kontraksi aset pada Februari 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara merilis data yang menunjukkan penyaluran kredit berdasarkan lokasi bank mencapai Rp109,20 triliun, atau tumbuh 13,16% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Sementara itu, kredit berdasarkan lokasi penggunaan atau proyek tercatat Rp203,26 triliun, meningkat 7,51% YoY.

Kendati demikian, ekspansi kredit tersebut kontras dengan penurunan total aset perbankan yang terkoreksi 6,98% YoY menjadi Rp169,03 triliun.

Kepala OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Misran Pasaribu menyatakan penyusutan aset ini terutama dipicu oleh anjloknya Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,02% YoY ke level Rp169,03 triliun.

"Sehingga perbankan di Kalimantan Timur masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi di tahun 2026," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).

Ditinjau dari sisi penyaluran, kredit konsumtif sektor rumah tangga mendominasi dengan nilai Rp34,13 triliun atau menyumbang 31,26% dari total kredit lokasi bank.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berada di posisi kedua dengan Rp15,65 triliun, diikuti perdagangan besar dan eceran senilai Rp14,14 triliun.

Berdasarkan lokasi penggunaan atau proyek, sektor pertambangan dan penggalian justru menjadi penyerap kredit terbesar dengan Rp43,45 triliun atau kontribusi 21,38%.

Posisi berikutnya ditempati kredit rumah tangga Rp36,44 triliun (17,93%), pertanian kehutanan dan perikanan Rp31,75 triliun, serta perdagangan besar eceran Rp20,97 triliun.

Misran melanjutkan, kredit investasi mencatatkan risiko terendah dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) hanya 0,98% dari total kredit investasi lokasi bank senilai Rp50,09 triliun.

Adapun, angka tersebut bahkan lebih rendah untuk kredit investasi lokasi proyek, yaitu sebesar 0,72% dari nilai Rp90,04 triliun.

#kredit-perbankan #perbankan-kaltim #pertumbuhan-kredit #aset-menyusut #ojk-kaltim #kredit-konsumtif #kredit-investasi #kredit-rumah-tangga #sektor-pertanian #sektor-pertambangan #dana-pihak-ketiga #fu

https://kalimantan.bisnis.com/read/20260429/408/1970049/kredit-perbankan-kaltim-tumbuh-dua-digit-meski-aset-menyusut-di-februari-2026