Serapan Tenaga Kerja PMA di Jabar Tumbuh, Bekasi–Bogor Jadi Penopang

Serapan Tenaga Kerja PMA di Jabar Tumbuh, Bekasi–Bogor Jadi Penopang

Investasi di Jabar triwulan I 2026 serap 114 ribu tenaga kerja; Bekasi dan Bogor jadi penopang utama. Sektor industri pengolahan dominan.

(Bisnis.Com) 04/05/26 11:40 210172

Bisnis.com, BANDUNG - Realisasi investasi di Jawa Barat pada triwulan I 2026 membawa dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat mencatat total tenaga kerja yang terserap dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai lebih dari 114 ribu orang.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan peningkatan serapan tenaga kerja ini menunjukkan investasi yang masuk tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja.

"Dari sisi PMA, penyerapan tenaga kerja mencapai 50.108 orang atau meningkat 11.022 orang dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sementara dari PMDN, tenaga kerja yang terserap mencapai 64.730 orang atau naik 12.734 orang," ucap Dedi Taufik, Senin (4/5/2026).

Dedi menjelaskan, sektor industri pengolahan masih menjadi motor utama dalam penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat. Dalam investasi PMA, sektor ini menyerap 34.556 tenaga kerja atau sekitar 68,96% dari total tenaga kerja PMA.

"Sektor industri pengolahan masih mendominasi karena sifatnya padat karya dan menjadi tulang punggung industri di Jawa Barat," katanya.

Secara wilayah, Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan serapan tenaga kerja PMA terbesar dengan 13.179 orang atau 26,30%.

Kawasan industri yang terintegrasi serta infrastruktur yang memadai menjadi faktor utama tingginya serapan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Sementara itu untuk PMDN, penyerapan tenaga kerja terbesar berada di Kabupaten Bogor dengan 9.630 orang atau 14,88%.

Dedi menilai pertumbuhan kawasan industri baru dan sektor penunjang menjadi pendorong tingginya penyerapan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Menurutnya, meski realisasi investasi PMDN secara nilai mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun dari sisi tenaga kerja justru menunjukkan tren positif.

"Ini menandakan investasi yang masuk semakin berkualitas karena mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak, meskipun nilai investasinya tidak sebesar sebelumnya," ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong investasi yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, terutama di sektor-sektor produktif.

"Kami fokus pada investasi yang tidak hanya besar secara nilai, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat, khususnya dalam membuka peluang kerja," pungkasnya.

#tenaga-kerja #investasi-jawa-barat #serapan-tenaga-kerja #penanaman-modal-asing #penanaman-modal-dalam-negeri #industri-pengolahan #kabupaten-bekasi #kabupaten-bogor #kawasan-industri #infrastruktur-j

https://bandung.bisnis.com/read/20260504/550/1971091/serapan-tenaga-kerja-pma-di-jabar-tumbuh-bekasi-bogor-jadi-penopang