Impor Emas RI dari Australia Melesat 469 Persen

Impor Emas RI dari Australia Melesat 469 Persen

BPS melaporkan impor emas dan perhiasan dari Australia melesat hingga 469 persen pada periode Januari-Maret 2026 dibandingkan tahun lalu.

(CNN Indonesia) 05/05/26 07:55 211122

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan impor emas dan perhiasan dari Australia melesat hingga 469 persen pada periode Januari-Maret 2026 dibandingkan tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan impor emas dan perhiasan/permata dari Australia mencapai US$1,19 miliar pada Januari-Maret 2026 atau naik 469 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

"Impor logam mulia dan perhiasan dari Australia ini tumbuh relatif tinggi yaitu sampai mencapai 469,05 persen secara c to c (cumulative to cumulative)," kata Ateng dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Ateng menjelaskan impor emas dan perhiasan menjadi komoditas impor nonmigas terbesar dari Australia, dengan kontribusi sebesar 37,92 persen dari total impor nonmigas US$3,14 miliar pada Januari-Maret 2026.

"Impor nonmigas dari Australia tercatat sebesar US$3,14 miliar yang didominasi impor logam mulia dan perhiasan/permata dengan share 37,92 persen," ujarnya,

Selain emas dan perhiasan, Indonesia juga mengimpor komoditas nonmigas serelia senilai US$394,55 juta, bahan bakar mineral US$301,22 juta.

[Gambas:Youtube]

#impor-emas #emas #emas-perhiasan #badan-pusat-statistik #bps #australia #kantornya #bps #ateng-hartono #serelia #australia #ri #jakarta-pusat #bakar #yoy #melesat #us #cumulative #mulia #badan #l

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260505074044-532-1355115/impor-emas-ri-dari-australia-melesat-469-persen