Komisi VI-Bulog jamin pasokan beras Sumbar mencukupi hingga awal 2027
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) Darma Wijaya menjamin pasokan beras di Ranah Minang ...
(Antara) 08/05/26 13:35 215511
Dan Alhamdulillah meskipun tidak ada impor beras, stok beras terus berlimpah
Kota Padang (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) Darma Wijaya menjamin pasokan beras di Ranah Minang mencukupi hingga awal 2027.
"Saat ini pasokan beras di gudang Bulog sebanyak 18 ribu ton, dan dalam waktu dekat ada tambahan 20 ribu ton lagi sehingga ini mencukupi untuk kebutuhan hingga awal 2027," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade di Kota Padang, Jumat.
Menurut Wakil Ketua Komisi VI yang salah satunya membidangi BUMN tersebut, pasokan beras di Bulog Sumbar tersebut menjadi cerminan bahwa swasembada beras dan ketahanan pangan terjaga dengan baik. Dengan pasokan beras yang saat ini tersimpan di Gudang Bulog setempat, ia mengimbau masyarakat tidak panik di tengah adanya potensi El Nino yang diperkirakan berdampak pada sektor pertanian.
Dalam kunjungan ke Gudang Bulog ia menyampaikan sejak 2025 Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras. Hal itu dilakukan karena pemerintah terus berupaya memaksimalkan program ketahanan atau swasembada pangan.
"Sejak 2025 kita tidak ada lagi impor beras. Dan Alhamdulillah meskipun tidak ada impor beras, stok beras terus berlimpah," ujar dia.
Pada kesempatan itu, ia turut menyinggung pihak-pihak yang mengkritik kebijakan pemerintah mengenai ketahanan pangan yang seharusnya disertai data termasuk solusi yang bisa dilakukan.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya membenarkan saat ini Bulog memiliki cadangan beras sebanyak 18 ribu ton. Jumlah itu mencukupi untuk empat hingga lima bulan ke depan.
Jumlah tersebut akan terus bertambah karena dalam waktu dekat terdapat tambahan pengiriman sebanyak 20 ribu ton. Artinya, total 38 ribu ton beras tersebut diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Februari atau Maret 2027.
"Pasokan beras Bulog ini merupakan jaminan ketahanan pangan bagi masyarakat hingga awal 2027 dan pasokan itu akan terus datang," ujar dia.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
#bulog #ketahanan-pangan #swasembada-pangan #stok-beras #pangan #gudang-bulog