Ikut Gibran Kunker di NTT, Mahasiswa Nyatakan MBG dan KDMP Harus Diprioritaskan di 3T

Ikut Gibran Kunker di NTT, Mahasiswa Nyatakan MBG dan KDMP Harus Diprioritaskan di 3T

Mahasiswa Unsoed dukung program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih di daerah 3T untuk pemerataan pembangunan, saat kunker Gibran di NTT.

(Bisnis.Com) 19/06/26 08:25 254123

Bisnis.com, ENDE — Mahasiswa Unsoed, Rapid Bena Matin menyatakan untuk mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di daerah 3T.

Rapid merupakan salah satu mahasiswa yang diajak oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke sejumlah daerah, termasuk NTT pada Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan pantauan Bisnis selama kunjungan kerja di NTT, Gibran telah mengunjungi dua sekolah SMPN 1 Ndona dan sekolah yang viral terkait isu penggusuran oleh KDMP yakni SDN Wolomoni.

Dalam kunjungannya ke SDN Wolomoni, Gibran mengajak dialog masyarakat di salah satu ruangan kelas. Pada dialog itu, Rapid menyampaikan bahwa program MBG dan KDMP harus berlanjut untuk pemerataan pembangunan.

"Di sini kami bisa melihat secara langsung bagaimana kenyataan di lapangan bahwasannya di daerah 3 T yang jauh. Ini kami hidup di perkotaan dengan segala akses yang mudah, dan di sini diberikan kesempatan yang berharga untuk bisa melihat secara langsung bagaimana sih kondisi masyarakat," ujar Rapid.

Rapid menyebutkan MBG merupakan program untuk mencegah stunting, sementara KDMP dilaksanakan untuk pemeretaan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, kedua program ini perlu hadir di wilayah 3T.

"Supaya apa? Supaya tidak terjadi kesenjangan antara kehidupan kota maupun kehidupan di daerah 3 T. Jadi semua wilayah, baik itu dari kota sampai desa, itu perlu diperhatikan, perlu dibangun sama-sama," tutur Rapid.

Sementara itu, Gibran menyoroti poin soal pemerataan pembangunan yang disinggung Rapid. Menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi istilah Jawa sentris melainkan harus Indonesia sentris.

"Nah itu Bapak-Ibu ya, tadi yang kita highlight adalah kesenjangannya ya. Jadi sekarang yang namanya pembangunan itu sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris ya," ujar Gibran.

Sekadar informasi, selain Rapid ada empat mahasiswa lain yang ikut melihat kunker Gibran yakni Keletus Sakaro dari Universitas Sanata Dharma.

Selanjutnya, Daffa Ulhaq dari Universitas Indonesia, Nolan Christoper Adam dari Universitas Pelita Harapan, dan Salsabila Maulida dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

#mbg #kdmp #daerah-3t #gibran-rakabuming #kunjungan-kerja #mahasiswa-unsoed #makan-bergizi-gratis #koperasi-desa-merah-putih #pemerataan-pembangunan #stunting #ekonomi-masyarakat #indonesia-sentris #ra

https://kabar24.bisnis.com/read/20260619/15/1981812/ikut-gibran-kunker-di-ntt-mahasiswa-nyatakan-mbg-dan-kdmp-harus-diprioritaskan-di-3t