Danantara Evaluasi Layanan BUMN Berbasis Pengalaman Pengguna
Danantara luncurkan program CX100 untuk evaluasi layanan BUMN berbasis pengalaman pelanggan, fokus pada efektivitas, kemudahan, dan kenyamanan.
(Bisnis.Com) 23/06/26 17:07 257740
Bisnis.com, JAKARTA — Danantara merilis program Danantara Indonesia CX100 untuk mengukur kualitas layanan badan usaha milik negara (BUMN) berdasarkan pengalaman langsung pelanggan.
Berdasarkan laman resminya, dikutip Selasa (23/6/2026), penilaian tidak hanya berfokus pada indikator bisnis atau pencapaian operasional, tetapi juga pada pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan dalam berinteraksi dengan layanan BUMN.
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari penguatan pendekatan customer experience (CX) dengan mengedepankan penilaian pelanggan terhadap layanan yang mereka terima. Hasil penilaian diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi BUMN dalam meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Pengukuran dilakukan melalui tiga pilar utama yakni customer experience (3E), antara lain effectiveness (ketepatan), ease (kemudahan), dan emotion (kenyamanan) yang mencerminkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan selama menggunakan layanan BUMN.
Melalui pendekatan tersebut, Danantara Indonesia ingin memastikan perbaikan layanan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan pengalaman nyata masyarakat sebagai pengguna layanan.
Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, Iconnet mendukung pelaksanaan program Danantara Indonesia CX100 dengan mengajak pelanggan dan masyarakat berpartisipasi dalam polling yang telah disediakan.
Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkaya masukan bagi evaluasi kualitas layanan BUMN. Proses pengisian polling membutuhkan waktu sekitar satu menit, sehingga masyarakat dapat berkontribusi secara cepat dalam mendukung peningkatan mutu layanan publik.
Setiap masukan yang disampaikan pelanggan akan menjadi bagian dari upaya perbaikan layanan BUMN agar makin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan catatan Bisnis.com, Presiden RI Prabowo Subianto membahas percepatan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara Rosan Roeslani dalam pertemuan di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah terus mendorong konsolidasi dan transformasi BUMN guna meningkatkan efisiensi dan memperkuat tata kelola perusahaan pelat merah.
"Mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat," tulis Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (22/6/2026).
Menurut Teddy, dalam pertemuan tersebut Presiden dan Rosan membahas sejumlah agenda strategis, termasuk percepatan konsolidasi BUMN yang kini terus berjalan di bawah pengelolaan Danantara.
Dia menjelaskan, dari total sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. Pemerintah pun menargetkan konsolidasi terhadap sekitar 300 entitas tambahan dalam waktu dekat.
#danantara #layanan-bumn #pengalaman-pengguna #danantara-indonesia-cx100 #kualitas-layanan #customer-experience #evaluasi-layanan #pengukuran-layanan #efektivitas-layanan #kemudahan-layanan #kenyamanan