Indonesia Bersiap Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza
Indonesia bersiap mengirim ribuan pasukan ISF ke Gaza untuk menjaga perdamaian, menjadikannya negara pertama yang melakukannya sesuai instruksi Presiden Trump.
(Bisnis.Com) 10/02/26 12:33 131714
Bisnis.com, JAKARTA - Ribuan pasukan Indonesia diprediksi akan dikerahkan menuju Gaza pada beberapa minggu mendatang untuk bergabung sebagai Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), menurut laporan stasiun penyiaran publik Kan dikutip dari Times of Israel, Selasa (10/2/2026).
Pengiriman pasukan ini menjadikan Indonesia negara pertama yang mengirimkan pasukan untuk menjadi bagian dari ISF, sesuai dengan instruksi Presiden Donald Trump dalam rencana membuat pasukan perdamaian di Gaza.
Menurut laporan tersebut, pasukan akan bermarkas di tenggara Rafah. Kantor dan tempat tinggal akan dibangun untuk pasukan tersebut dalam beberapa minggu mendatang.
Pada bulan November, Menteri Pertahanan Indonesia mengatakan bahwa negara tersebut telah melatih hingga 20.000 tentara untuk menangani tugas-tugas terkait kesehatan dan konstruksi.
Namun sayangnya hingga saat ini, Kantor Perdana Menteri belum memberikan tanggapan dan komentar apapun mengenai hal ini.
Kemudian mengutip The Jerussalem Post, ISF secara umum, maupun Indonesia secara khusus, tidak diharapkan melakukan konfrontasi langsung dengan Hamas atau secara proaktif melucuti senjata mereka.
Sebaliknya, mereka diharapkan untuk mengawasi garis gencatan senjata saat ini dan mungkin menangani masalah-masalah terkait perbatasan lainnya.
Apabila laporan ini benar, belum diketahui secara pasti juga kapan pasukan Indonesia akan tiba di Gaza.
Namun pasukan Indonesia disebut berpotensi tiba di Gaza dalam beberapa minggu ke depan, menyusul kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Washington untuk menghadiri “KTT Perdamaian untuk Kemakmuran” Presiden AS Donald Trump pada 19 Februari mendatang.
Pasukan Indonesia Berlatih untuk Dikirim ke Gaza
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan kesiapan TNI AD seiring dengan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza.
Maruli mengatakan pihaknya masih menunggu hasil koordinasi Mabes TNI terkait pengiriman pasukannya ke Gaza. Menurutnya, nanti TNI AD akan menerima permintaan personel dengan karakter tertentu.
"[Persiapannya] Sudah mulai berlatih orang-orang yang kemungkinan. Kan kita nanti jadi perdamaian, jadi berarti Zeni, kesehatan yang seperti-seperti itu kami siapkan," ujar Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (9/2/2026).
Ribuan Pasukan Siap Dikirim
Dia memperkirakan jumlah pasukan yang bisa diberangkatkan ke Gaza sebagai pasukan perdamaian mencapai satu brigada atau 5.000-8.000.
Meski begitu, angka pastinya masih bernego atau belum ada kepastian.
#indonesia-kirim-pasukan #pasukan-stabilisasi-internasional #isf-gaza #pasukan-indonesia-gaza #perdamaian-di-gaza #pasukan-indonesia-perdamaian #pengiriman-pasukan-indonesia #pasukan-indonesia-rafah #t