Shield On Service (SOSS) dan Alsok Umumkan Merger Usaha
SOSS dan Alsok Bass Indonesia berencana bergabung untuk memperkuat bisnis keamanan, menunggu persetujuan pemegang saham dan regulator. Penggabungan ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan memperluas
(Bisnis.Com) 13/10/25 13:30 1508
Bisnis.com, JAKARTA – PT Shield On Service Tbk. (SOSS) berencana melakukan penggabungan usaha dengan PT Alsok Bass Indonesia Security Services.
Dalam pengumuman perusahaan hari ini, Senin (13/10/2025), manajemen SOSS menyampaikan bahwa rencana penggabungan dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi bisnis di sektor jasa keamanan dan manajemen risiko. Melalui sinergi dengan Alsok Bass Indonesia, perseroan menargetkan peningkatan efisiensi operasional serta perluasan jaringan layanan di pasar domestik.
Rancangan penggabungan usaha ini masih memerlukan persetujuan dari para pemegang saham masing-masing perusahaan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang akan datang. Selain itu, penggabungan akan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Penggabungan usaha ini akan mengintegrasikan dan meningkatkan sinergi dalam pengadaan, penjualan dan pemasaran, manajemen sumber daya manusia, administrasi dan keuangan, yang dengan demikian akan meningkatkan kinerja operasional," tulis manajemen dalam rencana penggabungan.
SOSS merupakan emiten yang bergerak di bidang jasa penyediaan tenaga keamanan dan solusi manajemen fasilitas. Sementara itu, Alsok Bass Indonesia dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan keamanan dengan dukungan teknologi dan sistem pengawasan modern.
Berdasarkan ringkasan rancangan penggabungan usaha yang diumumkan, kedua perusahaan sepakat untuk menggabungkan aset, liabilitas, dan kegiatan usaha guna membentuk entitas dengan kapasitas finansial yang lebih besar. SOSS akan menjadi entitas yang menerima penggabungan (surviving entity), sementara Alsok Bass Indonesia akan melebur ke dalamnya.
Dari sisi kinerja keuangan, SOSS menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil dalam tiga tahun terakhir. Kinerja positif itu didukung oleh diversifikasi layanan keamanan dan manajemen fasilitas yang menjadi pilar bisnis utama. Namun, margin laba bersih perusahaan masih tertekan oleh kenaikan biaya tenaga kerja dan investasi teknologi keamanan.
Adapun rasio keuangan yang digunakan dalam rancangan penggabungan menitikberatkan pada penilaian aset bersih serta nilai wajar ekuitas kedua perusahaan. Nilai aset bersih SOSS menjadi acuan utama dalam menentukan rasio pertukaran saham (exchange ratio), sementara ALSOK Bass membawa kekuatan berupa dukungan teknologi dan jaringan pelanggan korporasi Jepang di Indonesia.
Penggabungan ini diharapkan memperkuat struktur modal SOSS, menurunkan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio), serta meningkatkan arus kas operasional melalui sinergi sistem dan optimalisasi tenaga kerja. Dengan sinergi tersebut, entitas hasil penggabungan berpotensi memiliki margin laba operasional yang lebih besar dibandingkan sebelum penggabungan.
Manajemen menyebutkan bahwa hasil akhir rasio penggabungan dan nilai penilaian aset akan disampaikan dalam dokumen prospektus setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dan regulator. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengawasi proses tersebut guna memastikan keterbukaan informasi kepada investor publik.
Setelah penggabungan, aset lancar SOSS akan naik menjadi Rp542,01 miliar sedangkan aset tetap berada pada level Rp225,04 miliar. Dengan capaian ini maka total aset perusahaan menjadi Rp767,05 miliar. Sementara itu, liabilitas hasil penggabungan menjadi Rp310,41 miliar dan aset menjadi Rp456,64 miliar.
Meski demikian, dari sisi kinerja penggabungan ini akan membuat kerugian menjadi membengkak dari Rp2,63 miliar menjadi Rp20,22 miliar.
#soss #shield-on-service #alsok-bass-indonesia #penggabungan-usaha #jasa-keamanan #manajemen-risiko #sinergi-perusahaan #efisiensi-operasional #pasar-domestik #pemegang-saham #otoritas-jasa-keuangan #b