WhatsApp Cari Cuan, Siapkan Layanan Berbayar WhatsApp Plus
WhatsApp kembangkan layanan berbayar WhatsApp Plus dengan fitur kustomisasi visual dan kontrol antarmuka, serta peningkatan batas penyematan pesan hingga 20 obrolan.
(Bisnis.Com) 06/03/26 11:40 156891
Bisnis.com, JAKARTA — Platform perpesanan instan terbesar di dunia, WhatsApp, sedang mengembangkan layanan berlangganan premium baru yang dinamakan WhatsApp Plus.
Melalui skema tersebut, aplikasi dengan 3 miliar pengguna aktif bulanan itu berupaya menawarkan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang menginginkan kontrol ekstra terhadap tampilan dan fungsi aplikasi.
Melansir dari AndroidPolice, Kamis (5/3/2026), WhatsApp Plus akan menitikberatkan pada fitur kustomisasi visual dan kontrol antarmuka. Salah satu fitur utama yang sedang diuji adalah kemampuan memodifikasi tema aplikasi dan menyesuaikan warna aksen di berbagai bagian antarmuka.
Para pelanggan nantinya dapat memilih dari 14 gaya ikon aplikasi baru untuk mengubah tampilan logo WhatsApp di layar utama ponsel. Pilihan ini dikembangkan untuk membantu pengguna mempersonalisasi desain perangkat mereka melampaui yang ada pada saat ini.
Selain aspek visual, WhatsApp Plus juga bakal meningkatkan batas penyematan pesan (pin chats). Jika saat ini pengguna hanya bisa menyematkan tiga percakapan, pelanggan berbayar dilaporkan dapat menyematkan hingga 20 obrolan di posisi teratas.
Peningkatan kapasitas tersebut dinilai akan memudahkan pengguna intensif dalam mengakses percakapan penting tanpa harus mencari di riwayat pesan yang panjang. Kemampuan ini diprediksi menjadi nilai jual utama bagi kalangan profesional yang mengandalkan platform tersebut.
Laporan tersebut juga menunjukkan adanya pengembangan nada dering eksklusif yang dirancang khusus untuk notifikasi dan panggilan WhatsApp. Fitur ini bertujuan memudahkan pengguna mengenali peringatan masuk dari aplikasi dibandingkan dengan pemberitahuan aplikasi lainnya.
Meski menghadirkan opsi premium, fungsi inti WhatsApp dipastikan tidak akan berada di balik tembok berbayar (paywall). Pengguna tetap dapat mengirim pesan, melakukan panggilan suara dan video, serta berbagi dokumen tanpa biaya berlangganan.
Skema berbayar ini rencananya juga akan mencakup paket stiker eksklusif dan reaksi pesan yang lebih interaktif. Pengembangan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkomunikasi yang lebih ekspresif bagi para pelanggan setianya.
Kebijakan tersebut menandai perubahan strategi monetisasi Meta dengan menawarkan fitur bernilai tambah bagi pengguna tertentu. Sebelumnya, Meta telah meluncurkan layanan Meta Verified seharga US$15 atau sekitar Rp252.000 per bulan yang difokuskan untuk verifikasi merek dan kebutuhan bisnis.
Kehadiran WhatsApp Plus dipandang sebagai upaya lebih lanjut untuk menyasar segmen konsumen ritel. Pergeseran ini menarik perhatian mengingat WhatsApp sempat beroperasi sebagai platform berbayar pada awal kemunculannya sebelum digratiskan sepenuhnya.
Hingga saat ini, pihak WhatsApp belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rincian harga maupun jadwal peluncuran global. Fitur-fitur yang ada dilaporkan masih dalam tahap pengembangan dan dapat berubah sewaktu-waktu sebelum dirilis secara luas.
Fitur yang terhubung dengan WhatsApp Plus masih bisa berubah selama masa pengembangan sebelum perusahaan memutuskan untuk merilis langganan tersebut.
#whatsapp-plus #layanan-berbayar-whatsapp #fitur-whatsapp-plus #kustomisasi-whatsapp #tema-whatsapp #pin-chats-whatsapp #nada-dering-whatsapp #stiker-eksklusif-whatsapp #reaksi-pesan-whatsapp #monetisa