Pelantikan Ketua OJK Buka Babak Baru Arah Kebijakan

Pelantikan Ketua OJK Buka Babak Baru Arah Kebijakan

Pelantikan Ketua OJK baru menandai arah kebijakan baru untuk menghadapi tantangan sektor keuangan, dengan delapan prioritas untuk stabilitas dan kontribusi ekonomi.

(Bisnis.Com) 25/03/26 15:01 172416

Bisnis.com, JAKARTA — Pengucapan sumpah anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (25/3/2026) menjadi penanda awal penentuan arah kebijakan baru lembaga tersebut di tengah dinamika sektor jasa keuangan yang semakin kompleks.

Prosesi yang dijadwalkan berlangsung di Mahkamah Agung pukul 14.45 WIB itu mencakup pengisian jabatan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner serta sejumlah kepala eksekutif di sektor strategis pengawasan industri jasa keuangan.

Setelah pengucapan sumpah, pimpinan OJK dijadwalkan menyampaikan arah kebijakan dan prioritas lembaga ke depan dalam sesi doorstop kepada media.

Adapun anggota Dewan Komisioner OJK yang akan mengucapkan sumpah jabatan meliputi Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner, Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua, Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, serta Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.

Selain itu, terdapat pula Thomas A.M. Djiwandono sebagai anggota Dewan Komisioner ex-officio dari Bank Indonesia dan Juda Agung sebagai anggota Dewan Komisioner ex-officio dari Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, para anggota tersebut telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI pada 11 Maret 2026.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan pemilihan anggota Dewan Komisioner tersebut dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat dengan mempertimbangkan kompetensi dan kapasitas kandidat di sektor jasa keuangan.

Dalam uji kelayakan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa kepemimpinan OJK ke depan harus mampu menjaga stabilitas dan kredibilitas sektor jasa keuangan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Dia menyatakan sektor jasa keuangan harus menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, meskipun sektor jasa keuangan nasional masih menunjukkan ketahanan, sejumlah tantangan strategis perlu diantisipasi, baik dari sisi global maupun domestik.

Dari sisi global, tantangan mencakup fragmentasi geopolitik, disrupsi digital, risiko perubahan iklim, hingga meningkatnya kejahatan keuangan digital. Sementara itu, dari dalam negeri, tantangan meliputi kepercayaan publik, dinamika pasar modal, kompleksitas produk keuangan, serta kebutuhan pembiayaan pembangunan.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Friderica mengusulkan delapan prioritas kebijakan. Pertama, menjaga stabilitas sistem keuangan melalui penguatan koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Kedua, memulihkan kepercayaan publik melalui peningkatan integritas, transparansi, dan penegakan hukum.

Ketiga, meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pembangunan nasional, termasuk dukungan terhadap UMKM dan program strategis pemerintah. Keempat, memperkuat pengawasan terintegrasi, termasuk pada sektor jasa keuangan digital.

Kelima, mendorong pendalaman pasar keuangan melalui reformasi struktural dan diversifikasi instrumen. Keenam, memperkuat perlindungan konsumen melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Selain itu, OJK juga berencana membangun National Fraud Portal serta memperkuat peran Indonesia Anti-Scam Center dalam menangani kejahatan keuangan.

Ketujuh, melakukan transformasi kelembagaan agar lebih adaptif dan berbasis teknologi. Kedelapan, memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya.

#pelantikan-ketua-ojk #arah-kebijakan-ojk #dewan-komisioner-ojk #sektor-jasa-keuangan #pengawasan-industri-keuangan #friderica-widyasari-dewi #hasan-fawzi #adi-budiarso #dicky-kartikoyono #thomas-a-m

https://finansial.bisnis.com/read/20260325/90/1962163/pelantikan-ketua-ojk-buka-babak-baru-arah-kebijakan