Tiga Prajurit TNI Kembali Jadi Korban Ledakan di Lebanon

Tiga Prajurit TNI Kembali Jadi Korban Ledakan di Lebanon

Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB kembali terluka akibat ledakan di Lebanon Selatan, Jumat (3/4/2026).

(Bisnis.Com) 04/04/26 16:12 181584

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB atau UNIFIL kembali menjadi korban luka-luka akibat ledakan yang terjadi di El Adeisse, Lebanon Selatan pada Jumat (3/4/2026).

Dua dari tiga prajurit mengalami luka serius dan telah dievakuasi ke rumah sakit. Kendati demikian, asal usul ledakan belum dapat dideteksi.

"Kami belum mengetahui asal-usul ledakan tersebut," kata Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel dalam keterangannya, dikutip pada Sabtu (4/4/2026).

Dia mengatakan bahwa pekan ini menjadi yang sangat sulit bagi pasukan UNIFIL karena menjadi korban dari serangan militer Israel. Dia berharap seluruh korban luka dapat pulih sepenuhnya dan secepatnya.

Selain itu, dia mengingatkan semua personel UNIFIL untuk memastikan keamanan dan keselamatan selama menjalani tugas.

"UNIFIL mengingatkan semua pihak akan kewajiban mereka untuk memastikan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian, termasuk dengan menghindari aktivitas tempur di sekitar yang dapat membahayakan mereka," jelasnya.

Sebelumnya, satu prajurit TNI yakni Praka Farizal Rhomadhon gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026). Insiden tersebut terjadi akibat tembakan artileri tidak langsung di sekitar posisi kontingen Indonesia dekat Adchit Al Qusayr, di tengah eskalasi konflik antara militer Israel dan kelompok bersenjata setempat.

Pada Senin (30/3/2026), dua prajurit TNI yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan pun gugur setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL.

#tni #lebanon #pasukan-penjaga-perdamaian #unifil

https://kabar24.bisnis.com/read/20260404/15/1964238/tiga-prajurit-tni-kembali-jadi-korban-ledakan-di-lebanon