Flyover Sitinjau Lauik Padang Sepanjang 2,78 Km Dirancang Lebih Aman dan Stabil
Proyek Flyover Sitinjau Lauik di Sumatra Barat sepanjang 2,78 km oleh Hutama Karya dirancang lebih aman dan stabil untuk mengatasi medan ekstrem, meningkatkan arus logistik, dan mengurangi kecelakaan.
(Bisnis.Com) 28/10/25 13:19 18388
Bisnis.com, PADANG — Proyek yang ditangani PT Hutama Karya (Persero) mendapat dukungan percepatan pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat salah satunya proyek strategis yang sedang dikerjakan di Provinsi Sumatra Barat yakni proyek KPBU Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menyampaikan bahwa jalur baru Flyover Sitinjau Lauik bukan sekadar proyek fisik, tetapi solusi permanen untuk masalah yang selama ini terjadi setiap hari di lapangan.
"KPBU Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik kami siapkan sebagai solusi permanen atas medan ekstrem Sitinjau Lauik. Dengan jalur baru yang lebih aman dan efisien, arus logistik dan mobilitas masyarakat di Sumatra Barat akan jauh lebih lancar,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (28/10/2025).
Dia menyebutkan proyek ini disiapkan sebagai jalur baru yang lebih aman dan lebih landai dibandingkan jalur eksisting Sitinjau Lauik di rute Padang–Solok, yang selama ini dikenal sebagai tanjakan ekstrim dan kerap terjadi kemacetan serta insiden kendaraan berat.
Secara rancangan, koridor baru Flyover Sitinjau Lauik sepanjang kurang lebih 2,78 km serta trase dengan kelandaian yang lebih bersahabat untuk kendaraan logistik.
“Dengan kondisi jalan yang lebih stabil, jalur baru ini ditargetkan menurunkan risiko kecelakaan, memangkas hambatan truk di tanjakan, serta memperlancar arus barang dan kebutuhan pokok antar wilayah,” sebutnya.
Menurutnya dalam menjaga ritme percepatan pelaksanaan proyek di Sumbar itu, Hutama Karya tetap memprioritaskan keselamatan pengguna jalan, dan senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Sumbar.
Dikatakannya hal itu dilakukan agar manfaat proyek ini dapat lebih optimal dirasakan oleh masyarakat, sebagai bukti selaras Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong pembangunan infrastruktur yang merata.
Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infraswil, Rachmat Kaimuddin mengatakan sudah seharusnya lalu lintas di Sitinjau Lauik dibangun infrastruktur jalan yang aman yakni flyover atau jembatan layang.
“Dengan tingginya tingkat kecelakaan di lokasi Sitinjau Lauik, tentunya menjadi perhatian besar dari Bapak Presiden dan Bapak Menko, serta dukungan penuh bagi kelancaran pembangunan Flyover Sitinjau Lauik ini,” ujarnya saat mengunjungi proyek di Sitinjau Lauik Padang.
#flyover-sitinjau-lauik #sitinjau-lauik-padang #proyek-flyover-padang #pembangunan-flyover-sitinjau #jalur-baru-sitinjau-lauik #infrastruktur-sumatra-barat #proyek-hutama-karya #jalan-aman-sitinjau-lau