Per Bulan Ada 16 Ribu Orang Kena PHK Gegara AI, Ternyata Ini Profesi yang Aman

Per Bulan Ada 16 Ribu Orang Kena PHK Gegara AI, Ternyata Ini Profesi yang Aman

AI menghilangkan 16.000 pekerjaan per bulan di AS, terutama berdampak pada Gen Z dan pekerja pemula. AI menggantikan dan menambah pekerjaan, namun Gen Z rentan karena peran rutin mereka mudah diotomat

(Bisnis.Com) 08/04/26 13:50 185084

Bisnis.com, JAKARTA - Riset terbaru dari para ekonom Goldman Sachs menemukan bahwa AI sudah memakan korban karena menyebabkan banyak PHK di AS.

Menurut laporan seperti dikutip dari Yahoo Finance, AI menghilangkan sekitar 16.000 pekerjaan bersih per bulan selama setahun terakhir, dengan dampak terberat dirasakan oleh Generasi Z dan pekerja tingkat pemula.

Analisis Goldman menunjukkan bahwa pergantian pekerjaan oleh AI telah menghilangkan sekitar 25.000 pekerjaan per bulan dalam setahun terakhir.

Sementara penambahan AI telah menambah sekitar 9.000 pekerjaan dan berpotensi akan menyebabkan badai PHK lanjutan.

Temuan-temuan tersebut, yang dimuat dalam catatan Goldman Sachs US Daily yang ditulis oleh ekonom Elsie Peng, mewakili salah satu upaya paling rinci hingga saat ini untuk memisahkan dua efek AI yang saling bertentangan terhadap lapangan kerja.

Ketika AI menggantikan pekerja manusia sepenuhnya dan ketika AI membuat pekerja yang ada menjadi lebih produktif dan bahkan dapat memperluas perekrutan.

Para ekonom Goldman menggabungkan skor paparan AI standar dengan indeks komplementaritas yang dikembangkan oleh para ekonom IMF untuk membangun kerangka kerja baru.

Berdasarkan model tersebut, suatu pekerjaan mendapat skor tinggi pada risiko substitusi alias digantikan AI ketika AI dapat menangani sebagian besar tugas intinya, seperti petugas klaim asuransi dan penagih hutang.

Akan tetapi penilaian manusia, kehadiran fisik, atau keahlian khusus tetap penting, seperti pengacara, manajer konstruksi, dan dokter.

Generasi Z paling terdampak

Pada pekerjaan yang paling rentan terhadap penggantian oleh AI, kesenjangan tingkat pengangguran antara pekerja tingkat pemula (mereka yang berusia di bawah 30 tahun) dan pekerja berpengalaman (usia 31–50 tahun) telah melebar tajam dibandingkan dengan rata-rata sebelum pandemi.

Kesenjangan upah juga memburuk, dengan analisis regresi Goldman memperkirakan bahwa peningkatan satu standar deviasi dalam paparan substitusi AI memperlebar kesenjangan upah antara pekerja pemula dan berpengalaman sekitar 3,3 poin persentase.

Dinamika ini mencerminkan kerentanan struktural yang melekat pada cara kaum muda memasuki dunia kerja.

Pekerja Generasi Z terkonsentrasi secara tidak proporsional pada jenis peran rutin, kerah putih, dan administratif seperti entri data, layanan pelanggan, dukungan hukum, penagihan, yang paling baik diotomatisasi oleh AI.

Tanpa pengalaman yang terakumulasi dan penilaian khusus yang melindungi pekerja senior, mereka memiliki sedikit perlindungan terhadap penggantian.

#ai #phk #generasi-z #pekerjaan-hilang #dampak-ai #pasar-kerja #pekerja-pemula #substitusi-ai #augmentasi-ai #risiko-pekerjaan #kesenjangan-upah #pekerjaan-rentan #otomatisasi-ai #kerentanan-struktural

https://teknologi.bisnis.com/read/20260408/84/1965064/per-bulan-ada-16-ribu-orang-kena-phk-gegara-ai-ternyata-ini-profesi-yang-aman