H&M Tutup 160 Gerai Sepanjang 2026 di Tengah Persaingan Fast Fashion Global

H&M Tutup 160 Gerai Sepanjang 2026 di Tengah Persaingan Fast Fashion Global

H&M akan menutup 160 toko global pada 2026 dan fokus pada e-commerce serta pasar potensial untuk menghadapi persaingan ketat di industri fesyen cepat.

(Bisnis.Com) 08/04/26 18:08 185507

Bisnis.com, JAKARTA — H&M tengah berupaya memulihkan kinerja bisnisnya di tengah penurunan penjualan dan perubahan perilaku konsumen global. Perusahaan fesyen cepat asal Swedia itu melakukan restrukturisasi jaringan toko sekaligus memperkuat kanal penjualan digital.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, H&M berencana menutup sekitar 160 toko di seluruh dunia pada 2026, sambil membuka sekitar 80 toko baru di pasar yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari penyesuaian jaringan toko yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir. Sejak 2019 hingga 2025, H&M telah menutup hampir 1.000 gerai global, sehingga jumlah toko fisiknya menyusut signifikan dari lebih dari 5.000 gerai pada puncaknya.

Penutupan toko dilakukan untuk mengoptimalkan portofolio gerai sekaligus memprioritaskan investasi pada toko unggulan dan penjualan daring. Saat ini, sekitar 30% pendapatan H&M berasal dari e-commerce, mencerminkan pergeseran pola belanja konsumen yang semakin digital.

Di sisi lain, kinerja perusahaan masih menghadapi tekanan dari kompetisi ketat di industri fesyen cepat. H&M harus bersaing dengan grup fesyen global seperti Inditex—pemilik merek Zara—serta platform fesyen daring berharga murah seperti Shein yang agresif merebut pasar global.

Dilansir dari berbagai sumber, manajemen H&M menyatakan fokus perusahaan saat ini adalah meningkatkan efisiensi operasional serta mempercepat rantai pasok agar lebih responsif terhadap tren mode yang berubah cepat. Perusahaan juga terus memperbarui desain toko dan memperluas konsep gerai yang lebih modern serta terintegrasi dengan layanan digital.

Selain itu, H&M juga berupaya memperkuat strategi keberlanjutan melalui penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan serta program daur ulang pakaian. Upaya ini dilakukan untuk menjawab tuntutan konsumen yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dalam industri fesyen.

Meski melakukan penutupan toko di sejumlah wilayah, H&M tetap melihat peluang ekspansi di beberapa pasar yang dinilai masih tumbuh. Perusahaan menargetkan pembukaan toko baru terutama di kota-kota besar dan pusat perbelanjaan strategis.

Sejumlah analis menilai strategi rasionalisasi toko dan penguatan kanal digital merupakan langkah penting bagi H&M untuk menjaga daya saing. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan untuk mengembalikan pertumbuhan penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat dalam industri fesyen global.

#h-amp-m #h-amp-m-tutup #h-amp-m-gerai #h-amp-m-2026 #h-amp-m-penjualan #h-amp-m-digital #h-amp-m-toko #h-amp-m-e-commerce #h-amp-m-restrukturisasi #h-amp-m-kompetisi #h-amp-m-inditex #h-amp-m-shein #h

https://lifestyle.bisnis.com/read/20260408/104/1965163/hm-tutup-160-gerai-sepanjang-2026-di-tengah-persaingan-fast-fashion-global