Jaringan Pos Indonesia Jadi Modal Konsolidasi BUMN Logistik
Kolaborasi lintas BUMN akan menyatukan visi dalam membangun ekosistem logistik.
(Republika) 15/04/26 14:53 192096
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pos Indonesia menegaskan siap menjadi pemain kunci dalam konsolidasi logistik BUMN. Jaringan luas hingga pelosok disebut jadi modal besar untuk mendorong efisiensi nasional.
Direktur Utama Pos Indonesia Daud Joseph mengatakan, sinergi antarBUMN menjadi strategi untuk memperkuat rantai pasok nasional. “Konsolidasi logistik BUMN menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan efisiensi rantai pasok nasional,” ujar Daud dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, kolaborasi lintas BUMN akan menyatukan visi dalam membangun ekosistem logistik yang lebih terintegrasi dan kompetitif. “Harapannya ini mampu mengoptimalkan kapasitas, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat daya saing logistik nasional,” kata Daud.
Pos Indonesia mengandalkan kekuatan jaringan yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 4.000 kantor pos dan puluhan ribu agen hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Infrastruktur ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung integrasi logistik nasional,” ujar Daud.
Jaringan tersebut juga didukung armada transportasi darat, laut, dan udara yang terhubung secara sistematis. Hal ini memungkinkan distribusi barang lebih cepat dan menjangkau wilayah terpencil.
“Pos Indonesia bersinergi dengan banyak pihak dalam memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, terutama dalam mendukung distribusi barang industri, pangan, hingga e-commerce,” katanya.
Selain itu, transformasi digital terus didorong untuk meningkatkan layanan. Pengembangan sistem pelacakan real-time hingga layanan berbasis aplikasi menjadi fokus utama perusahaan.
Daud menilai konsolidasi BUMN logistik juga berpotensi menekan biaya logistik nasional. Integrasi layanan dan optimalisasi aset dinilai akan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Pertemuan ini dihadiri sejumlah BUMN logistik dan industri pendukung, termasuk PT Multi Terminal Indonesia, PT Prima Indonesia Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, hingga PT Berdikari Logistik Indonesia. Perwakilan Danantara juga hadir untuk mendorong kolaborasi dan pengembangan model bisnis logistik ke depan.
#pos-indonesia #logistik-bumn #konsolidasi-logistik #rantai-pasok #distribusi-nasional #bumn-indonesia #efisiensi-logistik #infrastruktur-logistik #transformasi-digital #ekonomi-indonesia