Ekalya (ELPI) Agresif Tambah Kapal Lewat Pendanaan Rp633,44 Miliar

Ekalya (ELPI) Agresif Tambah Kapal Lewat Pendanaan Rp633,44 Miliar

PT Ekalya Purnamasari (ELPI) mengamankan pendanaan Rp633,44 miliar untuk akuisisi kapal strategis guna memperkuat bisnis offshore.

(Bisnis.Com) 16/04/26 11:18 193057

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) menempuh pembiayaan non-perbankan senilai Rp633,44 miliar untuk mengamankan akuisisi kapal strategis yang merupakan bagian dari pengembangan dan penguatan kegiatan usaha.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/4/2026), langkah tersebut dilakukan melalui entitas anak, PT ELPI Trans Cargo (ETC), yang memperoleh fasilitas pinjaman dari pihak ketiga nonlembaga keuangan untuk membiayai pembelian kapal Multi Purpose Support Vessel (MPSV) Bourbon Evolution 805.

Nilai pinjaman mencapai Rp633,44 miliar dengan bunga 9% per tahun dan tenor maksimal 9 bulan atau hingga refinancing dilakukan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, nilai transaksi tersebut telah melampaui 20% dari total ekuitas ELPI sebesar Rp2,70 triliun, sehingga dikategorikan sebagai transaksi material sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.

Manajemen menyatakan keputusan mengambil pinjaman nonbank didorong oleh kebutuhan pendanaan yang mendesak untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran lelang kapal yang jatuh tempo pada 7 April 2026.

Di sisi lain, proses pendanaan melalui perbankan masih berjalan dan belum dapat direalisasikan dalam waktu yang dibutuhkan. Kondisi tersebut memaksa perseroan mencari alternatif pembiayaan jangka pendek agar akuisisi tidak tertunda.

Kapal yang diakuisisi merupakan unit DP3 MPSV buatan 2014 dengan panjang 100,2 meter dan tonase kotor 6.146, yang akan digunakan untuk memperkuat kegiatan usaha angkutan laut dan penunjangnya.

Perseroan menegaskan transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan dan bukan merupakan transaksi afiliasi. Seluruh informasi material juga telah diungkapkan sesuai ketentuan regulator.

Meski dilakukan dalam keterbatasan waktu, ETC tetap akan menunjuk penilai independen untuk memastikan kewajaran transaksi sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Berdasarkan cataan Bisnis.com, Rabu (15/4/2026), Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo mengatakan akuisisi kapal tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat kapasitas armada, khususnya di segmen jasa offshore.

ELPI menyebut kapal tersebut memiliki berbagai fungsi, mulai dari diving support, supply vessel, fire fighting ship, hingga oil recovery ship, sehingga dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan konstruksi dan operasional di sektor offshore.

Menariknya, kapal ini akan menjadi kapal pertama berbendera Indonesia dengan spesifikasi DP3 MPSV multi guna, yang mampu menunjang kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas lepas pantai.

Manajemen menilai penambahan kapal ini akan membuka peluang peningkatan pendapatan, seiring dengan potensi penempatan kapal pada proyek-proyek offshore dengan nilai tambah tinggi.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat kelangsungan usaha ETC, terutama dalam pengembangan bisnis jasa offshore yang menjadi salah satu fokus pertumbuhan perseroan.

Meski demikian, penggunaan pembiayaan eksternal akan berdampak pada peningkatan liabilitas. Namun, perseroan optimistis peningkatan tersebut dapat diimbangi oleh kontribusi pendapatan dari optimalisasi operasional kapal.

#ekalya #elpi #tambah-kapal #pendanaan-rp633 #44-miliar #pembiayaan-non-perbankan #akuisisi-kapal #multi-purpose-support-vessel #bourbon-evolution-805 #transaksi-material #pinjaman-nonbank #dp3-mpsv #ja

https://market.bisnis.com/read/20260416/192/1967076/ekalya-elpi-agresif-tambah-kapal-lewat-pendanaan-rp63344-miliar