Saat Emak-Emak Dasawisma Jadi Pemasok Data Pemerintah
Kader Dasawisma di Jakarta gunakan aplikasi Carik untuk data sosial-ekonomi, jadi acuan kebijakan pemerintah dan BPS, dukung program kesehatan dan sosial.
(Bisnis.Com) 21/04/26 14:53 197907
Bisnis.com, JAKARTA — Provinsi DKI Jakarta membina hingga 76.114 kader Dasawisma yang sukses memberikan gambaran nyata kondisi masyarakat Ibu Kota lewat data. Mencerminkan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan kunci pembuatan kebijakan yang tepat sasaran.
Para emak yang tersebar di seantero Jakarta itu hanya berbekal ponsel pintar, bertugas mengetuk pintu tetangga terdekatnya, lantas menggelar survei kecil-kecilan ke dalam aplikasi bertajuk Carik Jakarta.
Hasil kerja mereka kini telah menjadi acuan berbagai program pemerintah, basis penyaluran bantuan, bahkan bakal menjadi panduan buat surveyor Badan Pusat Statistik (BPS).
Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta mengelola para kader Dasawisma itu sejak 2019. Nama "Carik" sendiri diambil dari ungkapan Jawa lama untuk menyebut seorang juru tulis desa.
Hingga kini hasil pendataan Carik Jakarta dalam Dashboard Keluarga Jakarta pun menyajikan data-data terkini tentang kondisi sosial-ekonomi warga Ibu Kota, mulai dari kependudukan, kesehatan, pendidikan, perumahan, bahkan sampai transportasi dan potensi bencana.
Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan basis data merupakan kunci dalam menciptakan berbagai keputusan strategis.
Oleh karena itu, para kader Dasawisma punya peran besar dalam menjembatani para pemangku kepentingan dalam melihat kondisi riil masyarakat Jakarta.
"Kami ingin mengajak lebih banyak institusi dan akademisi, terutama yang terkait pembuatan kebijakan atau program, buat lebih banyak memanfaatkan data-data kita," ungkap wanita yang akrab disapa Lies itu kepada Bisnis, Selasa (21/4/2026).
Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Data dan Informasi Keluarga Dinas PPAPP DKI Jakarta, Kristina Wahyu Sakitri mengungkap beberapa kementerian/lembaga hingga Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) telah memanfaatkan Carik Jakarta.
Misalnya, dengan adanya fitur LAMPID yang mengakomodasi kader Dasawisma melakukan Laporan Lahir, Mati, Pindah, dan Datang (LAMPID) warga sekitar, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pun memperoleh manfaat data real time.
"Data kami bisa digunakan sebagai tahapan awal untuk Dukcapil mengecek atau melakukan pengejaran tertib administrasi para warga," jelas wanita yang akrab disapa Kristin itu.
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Perumahan, Dinas Kesehatan, bahkan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta juga memanfaatkan data Carik Jakarta sebagai basis program.
"Misalnya, kader Dasawisma setiap waktu pasti lapor siapapun yang hamil, sampai berapa lama kandungan. Itu menjadi basis apakah sudah mendapatkan tambahan vitamin, dan lain-lain. Selain itu, kami juga ada data kawasan rawan bencana yang bermanfaat buat Gulkarmat," tambah Kristin.
Terbaru, Carik Jakarta juga menjadi basis data awal demi efektivitas Pasukan Putih, salah satu program unggulan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yakni penerjunan ratusan petugas kesehatan untuk memberikan layanan home visit langsung kepada warga lansia dan penderita penyakit kronis.
Atas kerja sama dengan BPS, kader Dasawisma se-Jakarta juga tengah diberdayakan untuk melakukan survei tentang geliat pekerja informal dan full digital di Ibu Kota.
"Harapannya, data-data Dashboard Keluarga Jakarta bisa digunakan lebih luas, seperti untuk akademisi dalam melakukan penelitian atau kajian kebijakan. Dalam waktu dekat kami akan merilis sajian data terbaru per akhir 2025," tutupnya.
#kader-dasawisma #carik-jakarta #data-jakarta #dukcapil-jakarta #bps-jakarta #dashboard-keluarga-jakarta #data-sosial-ekonomi #program-pemerintah-jakarta #data-kependudukan-jakarta #kesehatan-jakarta #n-a