Transaksi Keuangan via Agen Bank Masih Diminati Warga Bali
Warga Bali masih banyak menggunakan agen bank untuk transaksi keuangan, terutama transfer antar rekening, meski metode digital semakin praktis.
(Bisnis.Com) 27/04/26 11:33 203672
Bisnis.com, DENPASAR – Walaupun metode transaksi semakin cepat dan praktis ternyata masih banyak warga di Bali yang memanfaatkan jasa agen nank untuk transaksi.
Salah satu agen BRILink di Denpasar, Ni Ketut Suandini menjelaskan dalam satu hari Ia bisa melayani 200 kali transaksi dari warga, baik untuk kebutuhan transfer, tarik tunai, maupun untuk pembayaran kredit dan transaksi lainnya.
Mayoritas layanan yang digunakan pelanggan adalah transfer antar rekening, terutama oleh para pekerja harian yang mengirim uang ke keluarga. Selain itu, transaksi lain seperti top-up e-wallet, pembayaran tagihan, hingga pembelian listrik juga cukup mendominasi. “Paling ramai itu transfer, sekitar 70%. Sisanya top-up dan pembayaran lain,” jelas Suandini, Senin (27/4/2026)
Aktivitas transaksi biasanya sudah dimulai sejak pagi hari, bahkan sebelum ia resmi membuka layanan. Tak jarang pelanggan sudah mengantri sejak dini. Sementara pada sore hari, banyak pekerja datang untuk menyelesaikan transaksi setelah jam kerja.
Sebagai agen, Suandini juga melayani tarik tunai dengan nominal besar, menyesuaikan kebutuhan nasabah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menyiapkan dana cadangan, terutama saat akhir pekan atau masa gajian.
Perjalanan menuju kondisi saat ini tidak selalu mulus. Di awal menjalankan usaha, ia sempat mengalami kesalahan transaksi akibat belum terbiasa menggunakan mesin. Namun, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk lebih teliti dan profesional dalam melayani pelanggan.
Tak hanya memperluas layanan, Suandini juga berupaya meningkatkan kenyamanan tempat usahanya dengan melakukan renovasi agar lebih representatif dan menumbuhkan kepercayaan pelanggan.
Sebelum menjadi agen, Suandini berjualan di pasar ini mengaku sempat ragu saat pertama kali ditawari menjadi agen BRILink. Minimnya pengetahuan soal sistem dan teknologi menjadi alasan utama penolakan di awal.
Namun, dorongan untuk mencoba serta keyakinan melihat peluang membuatnya akhirnya mengambil langkah tersebut. “Awalnya sempat menolak karena belum tahu. Tapi setelah dijelaskan, saya coba jalani dengan tulus sampai sekarang,” jelas Suandini.
#transaksi-keuangan #agen-bank #warga-bali #agen-brilink #denpasar-transaksi #transfer-antar-rekening #top-up-e-wallet #pembayaran-tagihan #pembelian-listrik #tarik-tunai #layanan-agen-bank #pekerja-ha