KEK Kura-Kura Bali jadi Lokasi Potensial untuk Indonesia Financial Center
Pemerintah pertimbangkan KEK Kura-Kura Bali jadi pusat keuangan internasional untuk menarik investor global, didukung regulasi dan ekosistem inovasi.
(Bisnis.Com) 04/05/26 09:24 209945
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah mempertimbangkan untuk menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali sebagai lokasi pengembangan KEK Finansial atau International Financial Center (IFC).
Untuk diketahui, IFC atau pusat keuangan internasional ini diharapkan bisa menarik modal investor global ke Indonesia dan dikelola oleh family office, manajer dana pensiun maupun sovereign wealth fund (SWF).
Kesiapan KEK Kura-Kura Bali ditinjau langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, serta Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Jumat (1/5/2026).
"Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk menjajaki kesiapan pengembangan International Financial Center sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional," ujar Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto sebagaimana dikutip dari siaran pers, Minggu (3/5/2026).
Adapun pembangunan IFC ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, yang mana Airlangga juga disebut sebagai penanggung jawabnya. Menko Perekonomian sejak 2019 ini juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK.
"Menko Airlangga juga menegaskan bahwa Pemerintah tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK Sektor Keuangan di Bali, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global," tutur Haryo.
PT Bali Turtle Island Development (BTID), selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Kura-Kura Bali, pada kunjungan tersebut memaparkan keunggulan ekosistem Knowledge District sebagai lokasi strategis pengembangan KEK Sektor Keuangan.
Knowledge District dirancang untuk membangun ekosistem inovasi terintegrasi dengan mengoptimalkan modal pengetahuan, pendidikan, dan sumber daya manusia sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Bali.
Ke depan, pengembangan KEK Kura Kura Bali akan dilanjutkan melalui penyelesaian sejumlah proyek strategis pada 2026. Sampai dengan kuartal I/2026, KEK Kura-Kura Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 2.146 orang.
Airlangga, Rosan dan Dony turut meninjau pengembangan ekosistem health tourism di KEK Sanur, Bali, yang semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan kelas dunia.
Salah satu fasilitas unggulannya adalah Bali International Hospital (BIH) yang telah beroperasi sejak April 2025 dan menyediakan berbagai layanan spesialis. Jumlah kunjungan pasien tercatat sebanyak 14.950 orang, terdiri atas 60% Warga Negara Asing (WNA) dan 40% Warga Negara Indonesia (WNI) sampai dengan kuartal I/2026.
Pada kesempatan tersebut, rombongan juga meninjau perkembangan The Solitaire Clinic yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026 dengan menghadirkan layanan cosmetic surgery, medical aesthetics, body contouring, hair transplant, serta antiaging stem cell therapy.
Secara kumulatif, sampai kuartal I/2026, KEK Sanur mencatat realisasi investasi sebesar Rp5,37 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.444 orang, serta kunjungan wisatawan sebanyak 279.804 orang.
#kek-kura-kura-bali #indonesia-financial-center #pusat-keuangan-internasional #investor-global-indonesia #kek-finansial-bali #airlangga-hartarto-kek #regulasi-kek-bali #kek-sektor-keuangan #bali-turtle