Airlangga Beberkan Potensi Opsi Lokasi Baru KEK Finansial di Bali
Menko Airlangga mempertimbangkan KEK Kura-Kura dan Sanur di Bali sebagai lokasi potensial untuk Indonesia Financial Center, guna menarik investasi.
(Bisnis.Com) 05/05/26 12:44 211549
Bisnis.com, JAKARTA — Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura bukan satu-satunya lokasi yang menjadi opsi lokasi untuk Indonesia Financial Center (IFC) alias KEK Finansial di Bali.
Usai kunjungannya ke Bali, Jumat (1/5/2026), Airlangga turut menyampaikan bahwa KEK Sanur, yang kini menjadi destinasi health tourism, merupakan salah satu opsi potensial. Dia memastikan Bali menjadi tempat pembangunan IFC sejalan dengan banyaknya KEK yang sudah beroperasi di Pulau Dewata itu.
"Kemudian kami juga melihat di wilayah Barat dan juga ada di lokasi lain di dekat Benoa. Jadi kami melihat ke depan financial center ini ada peluang," ujarnya kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Airlangga, yang ditugasi untuk mengkaji pembentukan IFC oleh Presiden, turut memastikan ada badan otoritas khusus yang mengelola KEK Finansial.
Menko Perekonomian sejak 2019 ini juga menyebut tujuan utama pemerintah membangun KEK Finansial yakni menarik investasi ke dalam negeri. Dengan adanya dampak perang yang turut sampai di negara-negara Teluk, Indonesia dinilai bisa mengambil kesempatan untuk menyaingi Singapura hingga Hong Kong.
Saat ditanya terkait dengan risiko Indonesia menjadi tax haven atau surga pajak, Airlangga menyebut pemerintah menyiapkan berbagai insentif setara dengan negara-negara lain dan proyek potensial untuk dibiayai.
"Yang paling penting kan tujuannya adalah untuk menarik investasi. Itu potensinya berbagai macam dan kami melihat sekarang kan dimanfaatkan maksimal oleh Singapura. Nah Singapura ini enggak ada pesaing apalagi dengan adanya global geopolitik di Timur Tengah, sehingga alternatifnya sekarang hanya Singapura dan Hong Kong. Nah tentu kami juga punya potensi," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan KEK itu.
Dilansir dari situs resmi kek.go.id, salah satu special economic zone ini terletak di Pulau Serangan, Denpasar, Bali. KEK ini mengembangkan pusat wisata marina dan budaya. Selain pariwisata, daya tarik KEK ini berasal dari industri kreatif dan kesehatan hingga pendidikan dan teknologi.
Total wilayah KEK ini yaitu 498 hektare (ha), dengan populasi 64.817 orang. Akses tranportasi menuju KEK ini yaitu melalui Pelabuhan Benoa dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Di sisi lain, realisasi investasi di KEK ini sudah mencapai Rp1,62 triliun dari target Rp89,9 triliun. Penyerapan tenaga kerjanya sudah mencapai 2.146 orang dari target 35.036 orang.
Sebagaimana kebijakan yang diterapkan pemerintah, investor yang masuk ke KEK Kura-Kura Bali bisa mendapatkan fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) atau tax holiday hingga 20 tahun.
PT Bali Turtle Island Development (BTID), selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Kura-Kura Bali, pada kunjungan pemerintah dan Danantara Jumat lalu memaparkan keunggulan ekosistem Knowledge District sebagai lokasi strategis pengembangan KEK Sektor Keuangan.
Knowledge District dirancang untuk membangun ekosistem inovasi terintegrasi dengan mengoptimalkan modal pengetahuan, pendidikan, dan sumber daya manusia sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Bali.
#kek-kura-kura #kek-sanur #indonesia-financial-center #kek-finansial-bali #pusat-keuangan-internasional #airlangga-hartarto #investasi-bali #kek-di-bali #kek-finansial #tax-haven-indonesia #insentif-in