Historia Bisnis Chevron Corporation, Perusahaan Minyak Raksasa asal AS

Historia Bisnis Chevron Corporation, Perusahaan Minyak Raksasa asal AS

Chevron Corporation, perusahaan energi terbesar AS, berdiri sejak 1879. Beroperasi di Indonesia sejak 1924, Chevron menjadi produsen minyak utama hingga 2021.

(Bisnis.Com) 11/05/26 17:30 218059

Bisnis.com, JAKARTA - Jika berbicara bisnis energi terutama minyak dunia, tentunya tak sedikit dari kita yang mengetahui dan mengenal perusahaan bernama Chevron Corporation.

Chevron merupakan perusahaan energi tertua sekaligus terbesar di Amerika Serikat yang berdiri pada tahun 1879 berakar dari Pacific Coast Oil Co.

Perusahaan ini kemudian bertransformasi menjadi bagian dari Standard Oil yang akhirnya berpisah sebagai entitas independen pada tahun 1911. Setelahnya, Chevron mengalami beberapa perubahan, termasuk akuisisi perusahaan energi besar lainnya yakni Gulf Oil pada 1984 dan Texaco pada tahun 2001.

Dengan statusnya sebagai perusahaan energi terbesar di dunia, Chevron memiliki pendapatan tahunan yang fantastis. Perusahaan ini telah berselancar di New York Stock Exchange dengan kode "CVX" dan termasuk bagian dari indeks S&P 500.

Masuknya Chevron ke Indonesia

Historia Bisnis Chevron Corporation, Perusahaan Minyak Raksasa AS yang Kalahkan Pesaing

Aktivitas pengeboran tahun 1930 di Sumur #1 Minas, Provinsi Riau, Sumatera/chevronindonesia

Melansir dari laman resmi Chevron Indonesia, perusahaan tersebut masuk ke Nusantara pada tahun 1924 ketika saat itu masih bernama Standard Oil Company of California melakukan ekspedisi geologi di Pulau Sumatera.

Pada tahun 1941, Chevron melakukan ekspedisi dan formasi pengeboran di lokasi yang saat ini menjadi Lapangan Duri, Riau.

Chevron menemukan sebuah cadangan minyak terbesar di Asia Tenggara pada sebuah sumur di dekat desa Minas, Kabupaten Siak, Riau, pada tahun 1944.

Chevron memulai produksi pertamanya di Indonesia pada tahun 1952 dengan menerapkan berbagai inovasi di Lapangan Duri salah satunya melalui operasi thermal EOR terbesar di dunia, serta uji coba lapangan surfaktan di Lapangan Minas.

Satu abad beroperasi di Indonesia, dan mulai produksi pada tahun 1952, Chevron menjadi produsen minyak terbesar di Indonesia dengan produksi kumulatif sebesar 12 miliar barel yang memasok sekitar 40% dari produksi minyak mentah negara hingga berakhir pada 8 Agustus 2021 sebelum akhirnya diakuisisi oleh Pertamina.

Selain itu, hingga tahun 2017, Chevron juga menjadi produsen panas bumi terbesar dunia dengan total kapasitas 647 MW yang terpasang di Indonesia.

Chevron Akuisisi Hess untuk Kalahkan Exxon

Historia Bisnis Chevron Corporation, Perusahaan Minyak Raksasa AS yang Kalahkan Pesaing

Dua pekerja memeriksa pipa di sumur injeksi CO₂. Fasilitas gas alam cair (LNG) Gorgon milik Chevron Australia menggabungkan sistem CCS terbesar di dunia yang dirancang untuk menangkap emisi karbon/chevron.com

Pada Juli 2025 lalu, Chevron melakukan satu langkah besar dengan mengakuisisi perusahaan energi lainnya bernama Hess dengan nilai kesepakatan mencapai US$53 miliar.

Langkah tersebut diambil oleh Chevron dalam rangka memperebutkan saham kepemilikan Hess dari penawar utama sekaligus pesaing berat Chevron, ExxonMobil.

Upaya tersebut juga berhasil membuat Chevron mengakhiri masa paceklik kebuntuan besar industri minyak dan gas dalam 50 tahun terakhir.

Persaingan antara Chevron dan ExxonMobil sebenarnya telah terjadi sejak tahun 2023. Di mana, Hess berencana melepas blok ladang minyak pantai Stabroek di lepas pantai utara Guyana yang memiliki kekayaan sumber daya minyak mencapai 11 miliar barel dengan persentase saham sebesar 30%.

#chevron #chevron-corporation #perusahaan-energi #minyak-dunia #chevron-indonesia #chevron-akuisisi #chevron-hess #chevron-exxon #chevron-pertamina #chevron-pacific-coast-oil #chevron-standard-oil #che

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20260511/52/1972659/historia-bisnis-chevron-corporation-perusahaan-minyak-raksasa-asal-as