Emil Dardak: SPPG yang Terbukti Terlibat Insiden Keracunan MBG Bakal Dijatuhi Sanksi oleh BGN

Emil Dardak: SPPG yang Terbukti Terlibat Insiden Keracunan MBG Bakal Dijatuhi Sanksi oleh BGN

Pemerintah Jatim selidiki keracunan MBG di Surabaya; Emil Dardak tegaskan sanksi bagi SPPG lalai oleh BGN. Fokus pada penanganan insiden dan evaluasi.

(Bisnis.Com) 11/05/26 20:40 218288

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah melakukan investigasi mendalam terkait insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa-siswi di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, diduga usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim Emil Elestianto Dardak menyatakan bahwa Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Erwin Astha Triyono telah terjun ke lokasi untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut serta meninjau penanganan medis kepada para siswa yang terdampak.

"Iya bentar. Prof. Erwin lagi ngecek, Kadinkes lagi ngecek, bagaimana pertama penanganan dan situasinya. Jadi mohon waktu, nanti kami akan hari ini juga kami akan berikan informasi yang terbaru tentang hal-hal ini," ujar Emil saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (11/5/2026).

Mengenai mekanisme pertanggungjawaban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait, ia menegaskan bahwa penjatuhan sanksi tetap diberlakukan terhadap mitra yang terbukti lalai dalam menjaga standar higienitas serta keamanan pangan dalam pengolahan hingga pendistribusian MBG.

Menurutnya, kewenangan pemberian sanksi dilakukan secara kolektif dengan koordinasi utama di bawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN). Saat ini, BGN disebut telah menerapkan sanksi bagi SPPG yang terlibat dalam sejumlah insiden serupa sebelumnya.

"Begini, kewenangan pemberian sanksi, tentu dilakukan secara kolektif, tapi terutamanya melalui BGN, dan BGN telah menerapkan sanksi ya untuk SPPG yang mengalami insiden-insiden. Kemudian efektivitas dari penerapan sanksi BGN juga kami pahami terus melakukan evaluasi. Artinya apakah kemudian setelah dikasih sanksi ada perbaikan atau tidak," tuturnya.

Meski demikian, Pemprov Jatim menyerahkan sepenuhnya rincian data mengenai jumlah SPPG di wilayah setempat yang telah dikenakan sanksi kepada BGN sebagai otoritas pemberi penalti.

"Nah, data persisnya ini tentu kita juga lebih eloknya akan di-disclosure oleh BGN sebagai pihak yang menerapkan sanksi tersebut," ungkapnya.

Untuk saat ini, Emil menegaskan Satgas MBG Jatim memilih fokus pada penuntasan kasus yang terjadi di Surabaya sebelum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja SPPG.

"Nanti kinerjanya kita bahas khusus. Saat ini kita fokus dulu pada penanganan insiden yang terjadi di Surabaya ini dulu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Tembok Dukuh, Surabaya, Jawa Timur diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026). Gejala yang dikeluhkan para murid antara lain adalah pusing, mual, hingga muntah.

Para peserta didik yang mengalami gejala keracunan diduga usai mengonsumsi MBG tersebut dilarikan dewan guru ke satuan pelayanan kesehatan terdekat, seperti Puskesmas Dukuh Tembok serta RSIA Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Jalan Dupak, Surabaya.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya drg. Tyas Pranadani menerangkan berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya terdapat kurang lebih 200 siswa yang berasal dari 12 sekolah yang diduga mengalami gejala keracunan tersebut.

"Sejauh ini yang kita dapatkan datanya itu hampir 200 siswa [yang mengalami gejala keracunan MBG]. Hampir semua sudah kami tangani. Jadi, ada yang dibawa ke Rumah Sakit IBI ini mungkin kurang lebih 100-an ya. Datanya masih kami update lagi," ungkap Tyas, Senin (11/5/2026).

Dia menjelaskan siswa-siswi yang mengalami gejala keracunan makanan tersebut disebut berasal dari 12 sekolah yang dikabarkan menerima pasokan MBG dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.

“Ada beberapa sekolah dari satu SPPG itu memang semua dikirimi makanan ini mengeluh, hampir semuanya mengeluh. Jadi total itu sekitar 12 sekolah yang di dapur sama,” ujarnya.

#keracunan-massal #insiden-keracunan #makan-bergizi-gratis #emil-dardak #sppg-sanksi #bgn-sanksi #investigasi-keracunan #surabaya-keracunan #siswa-keracunan #keamanan-pangan #standar-higienitas #badan

https://surabaya.bisnis.com/read/20260511/531/1973050/emil-dardak-sppg-yang-terbukti-terlibat-insiden-keracunan-mbg-bakal-dijatuhi-sanksi-oleh-bgn