Dirut BPJS Ketenagakerjaan Sebut PHK di Jawa Barat Sasar Industri Berbasis Plastik

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Sebut PHK di Jawa Barat Sasar Industri Berbasis Plastik

PHK di Jawa Barat dominan di industri plastik akibat ketergantungan bahan baku minyak dan tensi geopolitik, dengan 3.339 pekerja terdampak hingga April 2026.

(Bisnis.Com) 11/05/26 22:30 218366

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengungkapkan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi sepanjang tahun ini sampai dengan April 2026 didominasi terjadi di wilayah Jawa Barat.

Saiful menyampaikan, berdasarkan informasi dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perindustrian, PHK terjadi mayoritas di lapangan industri yang mengandalkan bahan baku minyak maupun plastik, yang saat ini terdampak tensi geopolitik Timur Tengah.

"Yang pasti di daerah Jawa Barat, tentunya [industri] bahan-bahan bakunya tergantung dengan minyak dan plastik," ujarnya kepada wartawan di kawasan Kuningan, Senin (11/5/2026).

Sementara detail perusahaan yang melakukan PHK, Saiful enggan memerincinya. Dirinya memastikan untuk proaktif dan segera memberikan hak-hak bagi para pekerja yang terdampak PHK.

Pihaknya pun saat ini tengah mendata dan memastikan kepada pemberi kerja terkait potensi perusahaan-perusahaan yang akan melakukan PHK di kemudian hari.

"Tugas kami adalah memastikan bahwa pekerja yang akan terdampak oleh PHK itu segera dapat dilayani dan mendapatkan haknya," tambahnya.

Mengutip laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan melalui Satu Data Ketenagakerjaan, jumlah buruh yang terdampak PHK mencapai 15.425 orang pada periode Januari hingga April 2026.

Jumlah tersebut terdiri dari PHK pada Januari 2026 yang sebanyak 5.424 orang, Februari 2026 sejumlah 6.610 orang, Maret 2026 sebanyak 2.863 orang, serta pada April 2026 sejumlah 528 orang.

Kemenaker mencatat tenaga kerja ter-PHK pada periode ini paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 21,65% dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan.

Secara terperinci, jumlah tenaga kerja ter-PHK di Jawa Barat tercatat sebanyak 3.339 orang dalam 4 bulan awal tahun ini.

Provinsi dengan tenaga kerja ter-PHK terbanyak kedua adalah Kalimantan Selatan dengan total 1.581 orang, disusul Banten sebanyak 1.536 orang.

Lebih lanjut, pada urutan keempat dan kelima, terdapat Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Timur dengan tenaga kerja terdampak PHK masing-masing 1.367 orang dan 1.237 orang.

#phk-jawa-barat #industri-plastik #bpjs-ketenagakerjaan #phk-industri #phk-minyak #phk-2026 #phk-kementerian-ketenagakerjaan #phk-kementerian-perindustrian #phk-timur-tengah #phk-bahan-baku #phk-buruh #n-a

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260511/12/1973092/dirut-bpjs-ketenagakerjaan-sebut-phk-di-jawa-barat-sasar-industri-berbasis-plastik