Aset Tembus Rp33,6 Triliun, Bank Nagari Didorong Perkuat Pembiayaan UMKM Sumbar
Bank Nagari, dengan aset Rp33,6 triliun, didorong Gubernur Sumbar untuk memperkuat pembiayaan UMKM dan inklusi keuangan guna mendukung ekonomi daerah.
(Bisnis.Com) 11/05/26 22:32 218367
Bisnis.com, PADANG - Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi meminta kepada PT Bank Nagari selaku badan usaha milik daerah (BUMD) untuk berperan menjadi lokomotifnya penggerak perekonomian daerah.
Dia menyatakan budaya menabung merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi, baik pada tingkat individu, keluarga, maupun daerah. Karena, setiap rupiah yang ditabung masyarakat sesungguhnya ikut menjadi kekuatan pembangunan daerah.
“Bank Nagari tidak hanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan, memperkuat UMKM, serta meningkatkan inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2026).
Mahyeldi menegaskan Bank Nagari perlu terus melakukan transformasi, baik dari sisi digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, Bank Nagari menjadi semakin dipercaya masyarakat Sumbar.
Dia menekankan peningkatan inklusi keuangan memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam layanan perbankan, semakin besar pula peluang daerah memperkuat pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM dan ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung perekonomian Sumbar.
“Dana masyarakat yang dihimpun harus kembali disalurkan untuk pembiayaan sektor pertanian, industri pengelolaan, pariwisata, dan sektor produktif lainnya yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra menyampaikan sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Nagari akan terus hadir mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dia juga memastikan, bahwa setiap dana yang disimpan di Bank Nagari, akan aman dan dikelola secara profesional di bawah pengawasan regulator keuangan nasional.
Gusti Candra menjelaskan hingga tutup buku tahun 2025 total aset Bank Nagari telah mencapai Rp33,6 triliun.
Menurutnya hal ini didorong adanya dukungan jaringan layanan juga terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah Sumbar, termasuk daerah kepulauan, melalui penguatan kantor layanan, ATM, CRM, EDC, serta layanan digital yang memudahkan transaksi masyarakat kapan pun dan di mana pun.
“Bank ini tunduk pada regulasi dan secara berkala diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Alhamdulillah, tingkat kesehatan bank kita berada pada kategori sehat dengan rating yang kuat,” tutupnya.
#bank-nagari #aset-bank-nagari #pembiayaan-umkm #umkm-sumbar #ekonomi-sumbar #inklusi-keuangan #digitalisasi-layanan #manajemen-risiko #pertumbuhan-ekonomi #dana-masyarakat #sektor-produktif #ekonomi-k