Bahlil Tawarkan Indonesia jadi Lokasi Pembangunan Storage Minyak Asean
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menawarkan Indonesia sebagai lokasi pembangunan storage minyak ASEAN saat KTT ASEAN di Filipina, untuk suplai minyak Asia Tenggara.
(Bisnis.Com) 11/05/26 22:53 218388
Bisnis.com,JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menawarkan agar fasilitas penyimpanan cadangan (storage) minyak Asean dibangun di Indonesia.
Ide itu dilontarkan tatkala Bahlil mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-48 di Cebu, Filipina, pekan lalu.
Bahlil menuturkan, KTT itu membahas sejumlah rencana pembangunan terkait infrastruktur energi di kawasan Asia Tenggara, salah satunya storage minyak.
Dia juga mengaku telah mengajak sejumlah negara tetangga untuk bekerja sama. Negara-negara itu antara lain Malaysia, Brunei, hingga Filipina.
"Nah ini adalah ide yang bagus, kita membangun storage di mana saja, tapi kemarin saya tawarkan untuk Indonesia," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Ketua Umum Golkar itu menuturkan, storage minyak yang bakal dibangun itu akan berkapasitas besar. Sebab, storge itu akan menyuplai kebutuhan minyak untuk negara-negara di Asia Tenggara.
Kendati masih sebatas ide, Bahlil menilai pembangunan storage minyak ASEAN merupakan langkah strategis. Apalagi, Indonesia sendiri sedang berproses membangun storage nasional.
Dia mengklaim, studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) sedang berjalan. Menurutnya, pembangunan storage cadangan minyak nasional ini akan berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus di daerah Sumatera.
"Ide itu muncul di saat kita sudah siap untuk mengimplementasikan. Dan kita rencana akan bangun kawasan itu di Sumatera. Kita akan bikin kawasan ekonomi khusus yang pada akhirnya kemudian itu menjadi cadangan penyangga nasional kita," jelas Bahlil.
Selain rencana membangun storage minyak untuk kawasan, Bahlil mengatakan KTT ASEAN juga membahas optimalisasi penggunaan potensi energi baru dan terbarukan (EBT). Ini adalah upaya untuk mengamankan pasokan sumber daya energi.
Dalam hal ini, kata Bahlil, Indonesia mengusung target Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt dan implementasikan biodiesel 50% alias B50.
#indonesia-storage-minyak #storage-minyak-asean #bahlil-lahadalia #pembangunan-storage-minyak #storage-minyak-indonesia #asean-storage-minyak #konferensi-asean #infrastruktur-energi-asean #kerjasama-en