Gandeng Bay Group, PLN IP Bidik Proyek PLTS 495 MW di Bangladesh
PLN IP dan Bay Group berkolaborasi untuk proyek PLTS 495 MW di Bangladesh, mendukung transisi energi global dan memperkuat posisi di pasar energi terbarukan.
(Bisnis.Com) 15/05/26 02:00 221444
Bisnis.com, JAKARTA — PLN Indonesia Power (PLN IP) tengah menjajaki peluang pengembangan energi baru terbarukan di kancah internasional. Langkah ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bay Group, konglomerasi terkemuka asal Bangladesh.
Adapun kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Bangladesh dengan total potensi kapasitas mencapai 495 MW.
Inisiatif ini sejalan dengan rencana pengembangan proyek PLTS yang tengah dibuka oleh Bangladesh Power Development Board (BPDB), yang mencakup 10 lokasi strategis di berbagai wilayah Bangladesh. Melalui kolaborasi ini, PLN IP berpeluang untuk berpartisipasi dalam proses tender sekaligus memperluas portofolio bisnis di sektor energi bersih.
Dalam kerja sama tersebut, Bay Group menunjuk anak usahanya yakni Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang fokus pada pengembangan energi surya.
Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran di pasar global, khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukan.
"Ini merupakan langkah pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global," ujar Bernadus melalui keterangan resmi dikutip Kamis (14/5/2026).
Bernadus menambahkan bahwa partisipasi dalam proyek PLTS di Bangladesh juga mencerminkan komitmen PLN IP dalam mendukung agenda transisi energi global. Ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam industri pembangkitan berbasis energi terbarukan.
Senada, Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP, Ziaur Rahman, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah awal kolaborasi strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Bangladesh.
"Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dia berharap kolaborasi dengan PLN IP mampu menghadirkan sinergi kuat dalam pengembangan infrastruktur energi bersih di Bangladesh. Kerja sama itu juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.
#pln-ip #bay-group #proyek-plts #energi-terbarukan #bangladesh #kapasitas-495-mw #energi-surya #pasar-global #transisi-energi #infrastruktur-energi-bersih #emisi-karbon #pengembangan-energi #kolaborasi