Periksa Pemilik Money Changer, KPK Telusuri Penukaran Uang Tersangka Kasus Bea Cukai

Periksa Pemilik Money Changer, KPK Telusuri Penukaran Uang Tersangka Kasus Bea Cukai

KPK memeriksa pemilik money changer, Deisy Syam, pada Kamis (21.5.2026). Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Komisi... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 22/05/26 10:59 228720

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) memeriksa pemilik money changer , Deisy Syam, pada Kamis (21/5/2026). Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai .

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, dari keterangan yang bersangkutan penyidik menelusuri dugaan penukaran valuta asing (valas) oleh seorang tersangka. Tersangka yang dimaksud ialah Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC).

"Dalam pemeriksaan ini, saksi sebagai pemilik money changer, didalami keterangannya oleh penyidik terkait dugaan penukaran-penukaran valas oleh pihak tersangka SIS," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Diketahui, KPK menetapkan enam orang tersangka dalam suap dan gratifikasi importasi barang di Ditjen Bea Cukai. Penetapan tersangka ini merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT).

Keenam tersangka adalah Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024-Januari 2026. Lalu, Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC), Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC).

Kemudian, John Field selaku Pemilik PT Blueray, Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray, dan Deddy Kurniawan selaku Manager Operasional PT Blueray.

Selanjutnya, KPK kembali melakukan penahanan terhadap Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Budiman Bayu Prasojo (BBP) pada Jumat (27/2/2026).
(zik)

#korupsi #kpk #bea-cukai #ditjen-bea-cukai #money-changer

https://nasional.sindonews.com/read/1709495/13/periksa-pemilik-money-changer-kpk-telusuri-penukaran-uang-tersangka-kasus-bea-cukai-1779419121