Telkom (TLKM) Siapkan Buyback Saham Rp4 Triliun
Telkom Indonesia (TLKM) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp4 triliun, yang akan dimintakan persetujuan dalam RUPS pada 8 Juni 2026.
(Bisnis.Com) 05/06/26 08:42 240667
Bisnis.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berencana melaksanakan pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai maksimal Rp4 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, rencana buyback saham tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 8 Juni 2026. Jika disetujui, pelaksanaannya diperkirakan berlangsung mulai 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.
Corporate Secretary Telkom Jati Widagdo mengatakan buyback saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek usaha Telkom.
"Melalui program Pembelian Kembali Saham ini, Perseroan bertujuan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek yang dimiliki Perseroan. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental Perseroan, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha Perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Jati dalam keterbukaan informasi, Jumat (5/6/2026)
Perseroan mengalokasikan dana maksimal Rp4 triliun yang berasal dari kas internal perusahaan. Nilai tersebut sudah termasuk biaya transaksi, komisi pedagang perantara, dan biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan buyback.
Manajemen menjelaskan jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, Telkom memastikan jumlah saham free float setelah buyback tetap berada di atas batas minimum 15% dari total saham tercatat.
Telkom juga menegaskan aksi korporasi tersebut tidak akan mengganggu kondisi keuangan maupun operasional perusahaan. Perseroan menilai posisi kas dan arus kas saat ini memadai untuk mendanai buyback sekaligus menjalankan kegiatan operasional dan ekspansi bisnis.
"Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan Pembelian Kembali Saham bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan," tambah Jati.
Secara proforma, jika seluruh anggaran buyback digunakan, total aset Telkom diperkirakan turun dari Rp287,76 triliun menjadi Rp282,28 triliun. Sementara itu, total ekuitas diperkirakan berkurang dari Rp150,54 triliun menjadi Rp145,06 triliun.
Di sisi lain, aksi buyback diproyeksikan meningkatkan laba per saham atau earnings per share (EPS) dari Rp179,8 menjadi Rp183,1 per saham. Kenaikan tersebut mencerminkan berkurangnya jumlah saham beredar setelah pelaksanaan pembelian kembali saham.
Manajemen menilai dampak buyback terhadap pertumbuhan bisnis ke depan relatif minimal. Pendapatan perseroan diperkirakan tidak mengalami penurunan, sementara pengaruh terhadap struktur permodalan hanya terbatas pada berkurangnya aset dan ekuitas sebesar nilai dana yang digunakan untuk buyback.
Perseroan menegaskan sumber pendanaan buyback sepenuhnya berasal dari optimalisasi kas internal dan bukan berasal dari hasil penawaran umum maupun pinjaman. Dengan demikian, pelaksanaan buyback dinilai tidak akan mengganggu kemampuan Telkom dalam memenuhi kewajiban keuangan yang jatuh tempo maupun mendukung pengembangan usaha ke depan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#telkom-buyback #buyback-saham-telkom #telkom-indonesia #buyback-saham #saham-telkom #telkom-rp4-triliun #rups-telkom #corporate-action-telkom #telkom-kas-internal #telkom-eps #telkom-laba-per-saham #t
https://market.bisnis.com/read/20260605/192/1978602/telkom-tlkm-siapkan-buyback-saham-rp4-triliun