Prabowo Rampingkan Seribu BUMN Jadi 250, Pemerintah Janji Tak Ada PHK
Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria berjanji tidak ada PHK dari BUMN yang terkena perampingan.
(Kompas.com) 28/06/26 18:36 261992
JAKARTA, Kompas.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah sedang merampingkan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria berjanji tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Dari 1.000 lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah ya," kata Prabowo dalam acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Prabowo mengatakan, selama ini pemerintah menggaji para direktur utama dan komisaris dari BUMN yang tidak memberikan keuntungan.
Prabowo memberi waktu agar proses efisiensi BUMN ini selesai dalam waktu 2 tahun. Da ingin BUMN-BUMN yang ada lebih efisien dan lebih transparan.
Mengenai perampingan jumlah BUMN ini, Prabowo bukan cuma sekali mengemukakannya. Pada acara Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026), dia juga mengemukakan hal yang sama.
Saat itu, Prabowo mengaku pemerintah telah menutup sekitar 240 BUMN yang dinilai tidak sehat secara bisnis.
Janji Tak Ada PHK
DOK. Humas KAI Kepala BP BUMN sekaligus COO BPI Danantara Dony Oskaria ke Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, Senin (20/4/2026).Seluruh pegawai akan tetap dipertahankan dan menjadi bagian dari perusahaan hasil konsolidasi.
"Pastinya Bapak Presiden tidak ingin ada PHK," ujar Dony.
Menurut dia, biaya pegawai BUMN masih jauh lebih kecil dibandingkan potensi penghematan yang diperoleh dari proses restrukturisasi.
"Kita hitung, biaya tenaga kerja setahun cuma Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun. Kalau begitu saya ambil saja semua karyawannya, saya masih hemat Rp 47 triliun," ucapnya.
Dony menyebut seluruh karyawan akan menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan hasil konsolidasi.
"Kita tidak mau juga menzalimi karyawan karena itu bukan salah mereka," ucapnya menegaskan.
Penghematan dari Perampingan BUMN
Dok. Telkom Jajaran manajemen Telkom bersama perwakilan Komdigi, BUMN strategis, pelanggan enterprise, dan global technology partners berkolaborasi merumuskan blueprint cloud, AI, dan keamanan siber sebagai fondasi kedaulatan digital Indonesia dalam Forum Kedaulatan Digital Nasional di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (3/6/2026).Dia menyebut sekitar 52 persen BUMN masih mengalami kerugian dengan total mencapai Rp 20 triliun.
Program konsolidasi BUMN, kata Dony, berpotensi menghasilkan penghematan langsung hingga sekitar Rp 50 triliun setiap tahun.
Penghematan itu berasal dari penghapusan transaksi berlapis antara perusahaan induk, anak usaha, hingga perusahaan di bawahnya yang selama ini dinilai menimbulkan inefisiensi.
Dony mencontohkan, penggabungan sejumlah subholding di Pertamina telah menghasilkan efisiensi sekitar 600-700 juta dolar AS.
Langkah serupa juga akan diterapkan di kelompok usaha BUMN lainnya sebagai bagian dari transformasi perusahaan negara agar lebih ramping, sehat, efisien, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#bumn #perampingan-bumn #prabowo #danantara #dony-oskaria-coo-danantara