Sumbar Bakal Terbitkan Sukuk Daerah Rp1 Triliun untuk Bangun Infrastruktur
Sumbar terbitkan sukuk Rp1 triliun untuk infrastruktur. Dana masuk APBD, Rp750 miliar ke Bank Nagari, Rp250 miliar untuk RSUD.
(Bisnis.Com) 14/10/25 14:28 2777
Bisnis.com, PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melakukan pembahasan dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan terkait rencana penerbitan sukuk daerah sebesar Rp1 triliun sebagai langkah inovatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan dari pembahasan itu sesuai dari berbagai arahan dari DJPK, salah satunya tentang mekanisme penerbitan sukuk daerah.
Adapun, untuk dana hasil penerbitan nantinya akan masuk ke dalam APBD Provinsi Sumbar dan sepenuhnya digunakan untuk membangun infrastruktur di Bumi Nagari.
“Kami melihat BUMD yakni Bank Nagari bisa bekerjasama dengan Pemprov Sumbar dalam pengelolaan sukuk daerah ini. Makanya, skema transaksi yang digunakan adalah Ijarah atau sewa, sesuai arahan dari Dewan Syariah Nasional,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (14/10/2025).
Mahyeldi menyebutkan penerbitan sukuk daerah ini sebagai salah satu terobosan fiskal untuk menjawab tantangan pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Jadi Sumbar perlu punya inovasi dan cara-cara kreatif untuk menggerakkan pembangunan. Salah satunya lewat sukuk ini,” tegasnya.
Gubernur juga memastikan seluruh proses akan dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dari peraturan pemerintah, peraturan OJK, maupun ketentuan perundang-undangan lainnya.
“Tim Sembilan sudah kami bentuk, diketuai langsung oleh Kepala Bappeda. Tim ini akan menyiapkan teknis pelaksanaan dan berkoordinasi dengan kementerian terkait,” jelasnya.
Dari hasil pembahasan, lanjut Mahyeldi, semua pihak yang terlibat menyatakan dukungan terhadap rencana penerbitan sukuk Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang direncanakan akan segera dilaksanakan.
Target Terbitkan Sukuk Daerah Rp1 Triliun
Skema usulan sukuk daerah Pemprov Sumbar estimasi kupon 10%, total dana penerbitan Rp1 triliun dengan rincian Rp750 miliar akan dialokasikan sebagai penyertaan modal ke BUMD (Unit Syariah Bank Nagari). Sementara itu, Rp250 miliar untuk pembangunan ruang operasi RSUD Ahmad Muchtar, Bukittinggi.
Nantinya, hasil penerbitan sukuk akan masuk ke komponen pendapatan pembiayaan APBD Sumbar dan pemanfaatan dividen.
Dengan demikian, lanjutnya, untuk dividen dari Unit Usaha Syariah Bank Nagari akan digunakan kembali untuk pembangunan infrastruktur daerah serta pembayaran kupon kepada investor.
Dikatakannya dengan dukungan penuh dari Kemenkeu, Kemenko Perekonomian, Kemendagri, OJK, dan lembaga terkait lainnya, Pemprov Sumbar optimistis penerbitan sukuk daerah ini akan menjadi langkah baru dalam memperkuat kemandirian fiskal serta mempercepat pembangunan infrastruktur di Ranah Minang.
“Saya berharap rencana ini bisa berjalan dengan baik, sehingga apa yang kami harapkan yakni berdampak kepada pembangunan infrastruktur, bisa terlaksana dengan tepat sasaran pula,” tutupnya.
#sukuk-daerah #sukuk-daerah-pemprov-sumbar #pembangunan-infrastruktur #sumatra-barat #penerbitan-sukuk #apbd-sumbar #bank-nagari #ijarah-skema #terobosan-fiskal #inovasi-pembiayaan #kemandirian-fiskal #n-a