PM Thailand Minta Maaf karena Gagal Tangani Banjir yang Tewaskan 162 Orang
PM Thailand Anutin Charnvirakul meminta maaf atas kegagalan menangani banjir di Hat Yai, berjanji perbaikan drainase dan bantuan finansial bagi korban.
(Bisnis.Com) 02/12/25 10:36 57646
Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul meminta maaf atas kegagalan negara bagian dalam melindungi masyarakat yang terdampak banjir pada Sabtu (29/11/2025).
Saat kunjungan lapangannya baru-baru ini, ia meminta maaf kepada setiap warga yang ditemuinya atas ketidakmampuan pemerintah dalam melindungi mereka dari bencana.
Ketika ditanya tentang akar penyebab banjir parah di Hat Yai, ia menyebutkan sifat geografis "cekungan" Songkhla, terutama distrik Hat Yai, membutuhkan perubahan desain jalan untuk memperbaiki drainase.
Kemudian penyebab telatnya penanganan dari pemerintah yakni karena perlunya peringatan evakuasi bencana yang lebih ketat.
Pihaknya pun berjanji akan melakukan perbaikan saat ia bersiap untuk meninjau kembali distrik Hat Yai yang hancur di Songkhla.
Kemudian ia mengatakan delegasi dari sejumlah pejabat akan meninjau situasi terdampak banjir untuk menyiapkan paket pinjaman dan bantuan keuangan yang komprehensif bagi warga terdampak banjir.
Pengamatan langsung sangat penting untuk memahami sepenuhnya skala kerusakan dan mempercepat respons pemerintah, ujarnya dikutip dari Bangkok Post.
PM Anutin juga menginstruksikan Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat penyusunan daftar penerima manfaat bantuan sebesar 9.000 baht untuk rumah tangga. Dana tersebut diperkirakan akan sampai ke keluarga terdampak minggu depan.
Pihaknya juga akan menyediakan dana tambahan untuk perbaikan rumah hingga 45.000 baht, yang mana besaran bantuan diukur dari kerusakan aktual.
Ia menyebut bahwa bantuan yang diberikan ini berasal dari berbagai sumber.
Anutin juga mengumumkan pemerintah akan memberikan pinjaman pemulihan tanpa bunga hingga 100.000 baht per orang selama enam bulan, dan pinjaman lain hingga 100.000 baht per rumah tangga untuk perbaikan properti, dengan jangka waktu satu tahun.
Diketahui hingga 29 November, banjir masih melanda sembilan provinsi yang berdampak pada lebih dari 3,17 juta orang dan 1,14 juta rumah tangga, menurut Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana. Setidaknya 162 orang telah meninggal dunia.
#pm-thailand #thailand-banjir #anutin-charnvirakul #banjir-hat-yai #songkhla-cekungan #desain-jalan-drainase #peringatan-evakuasi-bencana #bantuan-keuangan-banjir #pinjaman-pemulihan #bantuan-rumah-tan