Inisiatif TFFF Berpotensi Sediakan Pembiayaan Konservasi Hutan hingga Rp6,3 Triliun per Tahun
Inisiatif TFFF dari COP30 Brasil dapat menyediakan hingga Rp6,3 triliun per tahun untuk konservasi hutan Indonesia
(Bisnis.Com) 09/12/25 17:03 66573
Bisnis.com, JAKARTA — Inisiatif dana konservasi hutan Tropical Forest Forever Facility (TFFF) yang diusung tuan rumah COP30 Brasil berpotensi memperkecil kesenjangan pembiayaan untuk mencapai target penurunan emisi sektor kehutanan melalui Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.
Climate Finance and Sustainability Specialist WRI Indonesia, Sita Primadevi, mengemukakan bahwa kebutuhan dana untuk mencapai target FOLU Net Sink 2030 mencapai Rp25–33 triliun per tahun.
Meski demikian, dana publik atau APBN yang tersedia untuk mencapai target ini masih jauh dari kebutuhan, yakni di kisaran Rp2,6 triliun per tahun.
“Ada gap [kesenjangan] sekitar Rp22–30 triliun per tahun, jadi besar sekali kesenjangannya,” kata Sita dalam diskusi di Jakarta, Selasa (9/8/2025).
Di tengah tantangan tersebut, Sita mengemukakan TFFF memiliki potensi. Dana konservasi dengan mekanisme pembiayaan campuran tersebut berpotensi menyediakan dana hingga Rp6,3 triliun bagi Indonesia sebagai penerima manfaat (beneficiary).
“Misal kontribusi Indonesia sebagai investor tidak dihitung, ada kemungkinan Indonesia bisa memperoleh Rp6,3 triliun per tahunnya. Jadi lumayan untuk menutup kesenjangan, walaupun masih jauh,” katanya.
Indonesia telah menyatakan komitmen untuk berkontribusi sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun dalam inisiatif pendanaan ini. Di bawah inisiatif ini, negara-negara yang berhasil mencegah deforestasi dan mendorong konservasi hutan di wilayahnya akan memperoleh pembayaran imbal hasil dari dana yang dikelola.
Tim Kerja FOLU Net Sink 2030 mencatat kebutuhan dana untuk mencapai target nol emisi 2030 sektor kehutanan mencapai Rp200 triliun ketika kalkulasi pertama kali dilakukan pada 2022.
Angka tersebut diestimasi naik mencapai Rp400 triliun dengan mempertimbangkan target penurunan emisi sektor lainnya seperti energi, pertanian, limbah dan industri pengolahan.
Saat ini, dana untuk penanganan perubahan iklim, termasuk program penurunan emisi seperti FOLU Net Sink 2030, telah terkumpul sekitar Rp21 triliun. Dana ini dikelola oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) di bawah Kementerian Keuangan.
#tropical-forest-funding #conservation-finance #tfff-initiative #forest-conservation-funding #climate-finance-indonesia #folu-net-sink-2030 #emission-reduction-funding #forest-conservation-indonesia #d