Konsensus Ekonom Prediksi BI Tahan Suku Bunga 4,75% pada RDG Desember 2025

Konsensus Ekonom Prediksi BI Tahan Suku Bunga 4,75% pada RDG Desember 2025

Ekonom memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga 4,75% pada Desember 2025, meski ada peluang penurunan 25 bps.

(Bisnis.Com) 16/12/25 16:20 74680

Bisnis.com, JAKARTA — Konsensus ekonom Bloomberg memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga kebijakan alias BI Rate pada level 4,75% dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi Desember 2025 pada Rabu (17/12/2025) esok.

Survei Bloomberg menunjukkan sebanyak 22 dari 34 ekonom memperkirakan BI akan menahan suku bunga, sedangkan sisanya atau sebanyak 12 ekonom memprediksi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,50%.

Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) Hosianna Evalita Situmorang merupakan salah satu ekonom dalam survei Bloomberg itu yang memperkirakan BI akan menahan suku bunga kebijakan.

"Mengingat fokus BI masih menjaga Rupiah, di tengah prospek ekonomi domestik yang terus membaik," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (16/12/2025).

Senada, Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) David Sumual memproyeksikan bank sentral masih akan menahan pedal rem dengan mempertahankan suku bunga pada level saat ini. Menurutnya, BI perlu waktu untuk mengevaluasi transmisi kebijakan dari insentif dan pemotongan bunga yang telah dilakukan sebelumnya.

Data pertumbuhan kredit per Oktober 2025 yang stagnan di level 7,36% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi sorotan. Namun, David melihat sinyal pemulihan di sektor riil pada kuartal IV/2025, yang tercermin dari indikator Purchasing Managers\' Index (PMI) dan penjualan eceran.

"Artinya, BI saat ini bisa memilih untuk menahan bunga sambil melihat transmisi dari insentif. Langkah ini menyediakan ruang bagi BI untuk menjaga stabilitas yield SBN 10 tahun dan nilai tukar yang relatif fluktuatif di dua bulan terakhir," jelas David, Selasa (16/12/2025).

Pendapatan berbeda disampaikan oleh Ekonom KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana. Dia melihat adanya ruang bagi BI untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter.

Fikri pun mengharapkan BI memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,50%. Dia menyoroti momentum penurunan suku bunga The Fed pekan lalu yang telah membuat Rupiah cenderung stabil dan terapresiasi.

Menurutnya, selisih (spread) suku bunga BI dan The Fed sebesar 75 bps saat ini sudah cukup menarik untuk mendatangkan aliran modal asing (capital inflow).

"Risiko global, baik geopolitik dan trade war sudah menurun. Kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik lebih lanjut menjadi penting," kata Fikri kepada Bisnis, Selasa (16/12/2025).

Selain itu, Fikri menilai inflasi domestik masih terjaga, dengan catatan tidak ada guncangan pasokan (supply shock) akibat bencana alam yang melanda tiga provinsi baru-baru ini.

#suku-bunga #bi-rate #bank-indonesia #prediksi-suku-bunga #ekonom-bloomberg #rdg-desember-2025 #suku-bunga-kebijakan #rupiah-stabil #pertumbuhan-ekonomi #transmisi-kebijakan #stabilitas-yield #nilai-tu

https://finansial.bisnis.com/read/20251216/11/1937296/konsensus-ekonom-prediksi-bi-tahan-suku-bunga-475-pada-rdg-desember-2025