IDPRO Proyeksi 8 Perusahaan Data Center Global Bakal Masuk RI hingga 2028
IDPRO memproyeksikan 5-8 perusahaan data center global akan masuk Indonesia hingga 2028, didorong oleh pertumbuhan ekonomi digital dan kebijakan pro-investasi.
(Bisnis.Com) 20/01/26 15:35 108510
Bisnis.com, JAKARTA— Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) mencatat tingginya minat pelaku global untuk memasuki pasar pusat data atau data center di Indonesia. Berdasarkan pemantauan dan data yang dihimpun, diperkirakan akan ada sekitar 5–8 pemain baru yang masuk ke Indonesia dalam kurun waktu 1–3 tahun ke depan.
Ketua IDPRO Hendra Suryakusuma mengatakan, para calon investor tersebut berasal dari berbagai kawasan, mulai dari Asia Timur, Amerika Utara, hingga Eropa. Menurut dia, masuknya pemain global tersebut didorong oleh pertumbuhan ekonomi digital nasional yang terus meningkat.
“Tahun 2030 diperkirakan gross merchandise value akan mencapai USD350 milyar [atau setara sekitar Rp5.943 triliun], meningkatnya kebutuhan cloud lokal, serta kebijakan pemerintah yang semakin pro-investasi terutama di bawah Menkeu Purbaya,” kata Hendra kepada Bisnis pada Selasa (20/1/2026).
Dalam ekosistem industri pusat data nasional, IDPRO juga memiliki strategi untuk menarik investasi pusat data, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Hendra mengatakan IDPRO berperan sebagai penghubung antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, serta investor.
Peran tersebut dijalankan melalui sejumlah strategi utama. Pertama, advokasi regulasi dengan bekerja sama dengan instansi pemerintah guna mendorong kebijakan yang mendukung iklim investasi, seperti kemudahan perizinan, ketersediaan lahan industri, serta pemberian insentif fiskal.
Kedua, promosi kolaboratif. IDPRO bersama mitra, termasuk Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), memfasilitasi forum investasi serta diskusi terbuka dengan calon investor global untuk memperkenalkan potensi pasar Indonesia secara menyeluruh.
Ketiga, penguatan sumber daya manusia dan ekosistem pendukung. IDPRO mendorong peningkatan kapasitas SDM lokal sekaligus pengembangan ekosistem yang mencakup penyedia energi hijau, konektivitas jaringan, serta logistik.
Keempat, standardisasi dan sertifikasi.
“Kami juga mendorong adopsi standar yang mengacu ke standar internasional seperti ISO dan Uptime Tier Certification untuk meningkatkan daya saing pemain lokal dalam menghadapi pasar global,” kata Hendra.
Hingga April 2025, tercatat sebanyak 180 pusat data telah beroperasi di Indonesia dari berbagai skala. Delapan di antaranya dikategorikan sebagai Tier 4 atau memiliki kemampuan operasional tertinggi, sementara tiga pusat data lainnya berfokus pada teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Dari sisi kapasitas, total kapasitas pusat data nasional pada Oktober 2024 tercatat sebesar 190 megawatt (MW). Kapasitas tersebut meningkat menjadi 290 MW pada Juni 2025.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan kapasitas pusat data nasional mencapai sekitar 2,81 watt per kapita pada 2026, atau meningkat sekitar 91% dibandingkan dengan target 2025 yang berada pada kisaran 1,47 watt per kapita. Target tersebut tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Komdigi 2025–2029.
Dalam dokumen Renstra tersebut, Komdigi juga menetapkan peningkatan kapasitas pusat data nasional per kapita secara bertahap hingga 2029. Setelah ditargetkan naik menjadi 2,81 watt per kapita pada 2026, kapasitas pusat data nasional direncanakan kembali meningkat menjadi sekitar 4,18 watt per kapita pada 2027.
Selanjutnya, pada 2028 kapasitas pusat data per kapita ditargetkan mencapai sekitar 5,53 watt per kapita. Adapun pada 2029, Komdigi mematok kapasitas pusat data nasional sebesar 6,87 watt per kapita. Dengan demikian, kapasitas pusat data per kapita dalam periode lima tahun tersebut direncanakan meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan dengan posisi awal pada 2025.
#data-center-indonesia #pusat-data-nasional #investasi-pusat-data #pertumbuhan-ekonomi-digital #idpro #pemain-global-data-center #kapasitas-pusat-data #regulasi-investasi-data-center #promosi-investasi