Jaga Harga Pangan, Riau Lakukan Operasi Pasar Murah di Lima Titik
Pemprov Riau gelar operasi pasar murah di lima lokasi untuk stabilkan harga pangan dan kendalikan inflasi, berlangsung 20-24 April 2026 di Pekanbaru dan Kampar.
(Bisnis.Com) 20/04/26 17:05 196895
Bisnis.com, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan operasi pasar murah yang rutin digelar setiap pekan di berbagai kabupaten dan kota.
Pada pekan ketiga April 2026, operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung di lima lokasi, yakni empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Kampar.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau, M. Taufiq Oesman Hamid mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah.
“Untuk pekan ini, kita gelar di Pekanbaru empat lokasi dan di Kampar satu lokasi. Hari ini dimulai di Halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim,” ujarnya Senin (20/4/2026).
Selanjutnya, operasi pasar murah akan digelar di Halaman Kantor Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar pada 21 April. Kemudian pada 22 April di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai.
Kegiatan berlanjut pada 23 April 2026 di Halaman Kantor Lurah Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, dan ditutup pada 24 April di Halaman Kantor Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya.
Menurutnya program ini tidak hanya bertujuan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memastikan distribusi pangan berjalan lancar di tengah fluktuasi harga pasar.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta kestabilan harga di masyarakat,” jelasnya.
Operasi pasar murah dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Masyarakat diimbau datang sesuai waktu yang ditentukan serta tetap tertib saat mengantre. Selain itu, warga juga diminta membawa kantong belanja sendiri guna mengurangi penggunaan plastik.
Adapun sejumlah komoditas yang dijual dengan harga subsidi di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, beras anak daro dan sokan Rp165.000 per 10 kilogram, serta Rp83.000 per 5 kilogram.
Selain itu, tersedia gula pasir Rp18.500 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam kristal Rp2.000 per 200 gram, garam nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta tepung terigu Rp13.000 per bungkus. Untuk komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, dan kentang dijual mengikuti harga petani dan kondisi pasar terkini.
Pemprov Riau berharap, melalui intervensi pasar ini, daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus mampu menekan potensi lonjakan inflasi, terutama menjelang periode kebutuhan tinggi.
#operasi-pasar #pasar-murah #harga-pangan #riau #pekanbaru #kabupaten-kampar #inflasi-daerah #bahan-pokok #distribusi-pangan #stabilitas-harga #tpid-riau #harga-terjangkau #komoditas-subsidi #daya-beli