Tabungan Nasabah Orang Kaya RI Melonjak di Tengah Gejolak Global
LPS mengungkapkan tabungan nasabah dengan nilai jumbo atau di atas Rp5 miliar mencatat pertumbuhan tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
(Katadata) 08/05/26 09:22 215187
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Anggito Abimanyu, mengungkapkan simpanan nasabah dengan nilai jumbo atau di atas Rp5 miliar mencatat pertumbuhan tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurut Anggito, hingga Maret 2026 simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh sebesar 21,6% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah gejolak ekonomi global yang masih berlangsung.
“Simpanan yang di atas Rp 5 miliar per Maret 2026 tumbuhnya 21,6%,” kata Anggito dalam konferensi pers KSSK, Kamis (7/5).
Ia menjelaskan, kenaikan simpanan besar tersebut salah satunya dipengaruhi penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara. Namun demikian, menurutnya, tanpa memperhitungkan dana pemerintah sekalipun, pertumbuhan tabungan jumbo tetap cukup tinggi, yakni sekitar 9,6%.
“Ini karena ada pengaruh dari penempatan dana SAL pemerintah di Bank Himbara. Namun, kalau saya berandai-andai tanpa menghitung dana pemerintah pun, masih tetap tumbuh 9,6%,” katanya.
Sementara itu, simpanan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta juga masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 1,84% hingga Mei 2026.
Dari sisi komposisi, LPS mencatat porsi nominal simpanan di bawah Rp100 juta mencapai 11,26% dari total simpanan perbankan. Adapun simpanan di atas Rp5 miliar mendominasi dengan porsi mencapai 57,88% dari total dana simpanan nasional.
Secara keseluruhan, dana pihak ketiga (DPK) perbankan hingga Maret 2026 tercatat tumbuh 13,57%.
“Jadi jawabannya tidak ada pengaruh gejolak global terhadap pola atau behavior dari simpanan kita,” tekannya.
#tabungan #lps #orang-kaya #perang-iran-vs-as-israel #update-me