Pemerintah Janji Rasio Utang di Bawah 40 Persen dan Defisit APBN Kurang 3 Persen
Menurut Airlangga, perekonomian Indonesia saat ini sedang dalam kondisi baik.
(Republika) 09/04/26 06:51 185844
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintahan Prabowo Subianto berjanji untuk menjaga rasio utang di bawah 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan defisit APBN di bawah 3 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan hal itu usai menghadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026) petang WIB.
"Bapak Presiden tadi komit bahwa rasio utang dijaga di level 40 persen walaupun Undang-Undang (Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara) menyiapkan (batas rasio utang) sampai 60 persen (terhadap PDB). Demikian pula juga defisit (APBN) dijaga di level 3 persen. Ini akan dijaga sampai dengan akhir tahun," kata Airlangga.
Menurut dia, perekonomian Indonesia saat ini sedang dalam kondisi baik. Hal itu tercermin dari berbagai indikator seperti Indeks Keyakinan Konsumen, Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur, cadangan devisa, neraca pembayaran, dan sebagainya. Pun penerimaan pajak ikut tumbuh.
Pemerintah pun optimistis pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama 2026 dapat mencapai kisaran 5,5 persen. "Pemerintah masih melihat pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama masih baik, masih bisa mencapai (target), tadi Menteri Keuangan juga menyampaikan lebih besar (atau) sama dengan 5,5 persen," ucap Airlangga.
#airlangga-hartarto #menko-airlangga #bahlil-lahadalia #menteri-bahlila #menkeu-purbaya #defisit-apbn-3-persen #penutupan-selat-hormuz