Proyek PSN Mandek, Pemprov Bali Pertanyakan Kelanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi

Proyek PSN Mandek, Pemprov Bali Pertanyakan Kelanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali terhambat, memicu keresahan warga. Pemprov Bali desak kepastian dari pusat. Lelang dijadwalkan 2027, beroperasi 2031.

(Bisnis.Com) 09/04/26 10:59 186102

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Bali menyoroti kepastian pembangunan proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi yang hingga kini masih belum kunjung terealisasi. Mandeknya Proyek Strategis Nasional (PSN) ini mulai memicu keresahan di tengah masyarakat Bali akibat ketidakjelasan jadwal konstruksi.

Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster menyatakan belum adanya perkembangan signifikan pada proyek ini menjadi beban bagi pemerintah daerah. Padahal, ekspektasi publik terhadap pembangunan infrastruktur penghubung Bali Barat ini terhitung sangat tinggi.

"Kami juga mengusulkan jalan tol Gilimanuk-Mengwi. Jadi kami ditunggu-tunggu oleh masyarakat soal jalan tol ini yang sudah lama direncanakan, namun sampai sekarang belum ada perkembangan yang berarti buat kami, sehingga kami jadi malu dengan masyarakat," ujar Koster di Kompleks Parlemen RI, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Koster juga menyoroti persoalan utama yang muncul saat ini berkaitan dengan status lahan warga yang masuk dalam koridor pembangunan.

Pasalnya, lahan tersebut telah ditetapkan melalui penetapan lokasi (penlok), namun proses konstruksi dan pembebasan yang mandek membuat aset tersebut menjadi tidak produktif.

Akibat penlok yang sudah diterbitkan, masyarakat pemilik lahan kini berada dalam posisi sulit karena tidak dapat memanfaatkan atau mengalihkan fungsi lahan mereka. Trase jalan tol yang sudah terkunci secara administratif menutup ruang gerak ekonomi warga di sepanjang jalur rencana tol.

Untuk itu, Koster menambahkan bahwa pemerintah pusat harus segera memberikan kejelasan agar ketidakpastian ini tidak berlarut-larut.

"Kami tanya terus, sementara lahannya sudah dipenlok, sehingga masyarakat tidak bisa memanfaatkan lahan yang sudah diterapkan menjadi trase jalan tol," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadwalkan proses lelang proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan dimulai pada 2027 dengan nilai investasi mencapai Rp12,7 triliun. PSN di Pulau Dewata ini dipastikan akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) guna mempercepat konektivitas logistik dan pariwisata.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menjelaskan bahwa jalan tol ini akan membentang sepanjang 96,84 kilometer (km) untuk menghubungkan sisi barat dan tengah Provinsi Bali.

Terkait aspek finansial, proyek ini membutuhkan modal yang cukup besar. Diana memerinci bahwa struktur biaya bakal mencakup biaya investasi senilai Rp12,7 triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp8,52 triliun. Sementara itu, biaya dukungan kontruksi dari pemerintah senilai Rp4,59 triliun.

"Proses pengadaan badan usaha ini diharapkan dapat mulai pada 2027. Dan ini direncanakan jalan tol tersebut akan mulai beroperasi pada tahun 2031," pungkas Diana.

#tol-gilimanuk-mengwi #proyek-psn-bali #pembangunan-jalan-tol #infrastruktur-bali #lahan-tol-bali #konektivitas-bali #investasi-tol-bali #skema-kpbu-bali #proyek-strategis-nasional #jalan-tol-bali #pem

https://bali.bisnis.com/read/20260409/537/1965333/proyek-psn-mandek-pemprov-bali-pertanyakan-kelanjutan-tol-gilimanuk-mengwi