MBG Dinilai Jadi Motor Ekonomi Lokal dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadikan petani lokal lebih mudah menjual hasil panennya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdekat. Ketua Bidang Pertanian... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 21/04/26 14:12 197855
JAKARTA - Ketua Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Laca Muhammad berpendapat bahwa adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadikan petani lokal lebih mudah menjual hasil panennya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdekat. Saat ini, kata dia, produksi beras nasional surplus 2,4 juta ton pada musim tanam pertama."Kelebihan tersebut dapat diserap secara efektif dengan adanya progam MBG Presiden Prabowo," katanya dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Menurut dia, MBG hadir dalam waktu yang tepat, karena surplus beras bisa diserap secara maksimal di dalam negeri, sehingga petani menjadi lebih sejahtera. Dia pun memberikan contoh seperti yang dialami oleh seorang petani padi dari Bojonegoro Jawa Timur Sumarno.
Setelah menandatangani kontrak kerja sama dengan SPPG wilayah Bojonegoro, Sumarno memiliki kepastian pasar untuk 1,5 ton beras per bulan dengan harga yang stabil di atas HPP (Harga Pembelian Pemerintah). Pendapatan bersihnya meningkat sebesar 22%.
Laca menambahkan, adanya program MBG juga menyerap banyak sekali tenaga kerja dan mempunyai dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Terhitung per april 2026 terdapat 25 ribu SPPG yang sudah beroperasi.
“Secara nasional, program MBG telah menyerap 1,2 juta tenaga kerja," kata Laca Muhammad.
Dia mengatakan, pengurangan beban ekonomi keluarga di kelas ekonomi menengah ke bawah mampu menghemat pengeluaran pangan harian sebesar 10-15%. Kehadiran siswa juga naik sebesar 4,5% di sekolah-sekolah penerima MBG, terutama di daerah dengan indeks kerawanan pangan tinggi.
“Makan Bergizi Gratis sudah memberikan dampak nyata terhadap ekonomi, ketahanan pangan, dan pemenuhan gizi bagi 18,2 juta siswa penerima manfaat, angka tersebut masih akan bertambah lagi nanti. Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk sama-sama memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program tersebut," kata Laca Muhammad.
MBG dinilainya bukan hanya sekadar Makan Bergizi Gratis saja, namun mesin penggerak ekonomi lokal. MBG juga dianggap membuktikan bahwa swasembada beras adalah kunci ketahanan bangsa yang nyata.
(rca)
#makan-bergizi-gratis #kesejahteraan-petani #swasembada-pangan #ketahanan-pangan