Ada 56 Unit Bus Khusus Jemaah Haji Disabilitas, Bisa Dipanggil Langsung ke Halte Dekat Hotel
Pemerintah sediakan 52 bus khusus disabilitas untuk jemaah haji Indonesia di Makkah, mulai 30 April 2026, memudahkan akses ke Masjidilharam.
(Bisnis.Com) 29/04/26 18:30 206772
Bisnis.com, MAKKAH — Pemerintah menyiapkan 52 unit bus khusus untuk membantu mobilitas jemaah hajidisabilitas asal Indonesia, seperti mengantar dari hotel menuju Masjidilharam dan sebaliknya.
Kepala Bidang Transportasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syarif Rahman, menjelaskan bahwa dari total 452 unit bus shalawat yang beroperasi di Makkah, Arab Saudi selama musim haji, 52 di antaranya adalah bus khusus jemaah haji disabilitas.
Berbeda dari bus pada umumnya, bus khusus jemaah disabilitas memiliki ruang lebih luas untuk pengguna kursi roda, juga memiliki sistem hidrolik yang membuat bus bisa menjadi miring untuk memudahkan pengguna kursi roda masuk ke dalam kendaraan.
Dalam bus model terbaru, ruang untuk pengguna kursi roda lebih banyak sehingga bisa membawa 18 penumpang. Syarif menyebut hal itu sejalan dengan tema penyelenggaraan haji tahun ini, yakni haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
"Bus shalawat dan bus disabilitas beroperasi resmi besok, mulai tanggal 30 April 2026. Itu jemaah gelombang pertama dari Madinah sudah tiba di Makkah, kami sudah siapkan untuk 12 kloter yang datang di Makkah, bus shalawat sudah standby di sektor masing-masing," ujar Syarif, dikutip pada Rabu (29/4/2026).
Bus shalawat pada umumnya akan beroperasi di 21 rute, yang tersebar di lima wilayah akomodasi atau hotel-hotel jemaah haji Indonesia. Namun, khusus untuk transportasi disabilitas, bus akan dipanggil ke halte kantor sektor.
Para jemaah haji disabilitas berkumpul di halte sektor, lalu bisa berangkat bersama menuju Masjidilharam. Sementara itu, kepulangan ke hotel akan dilayani di tiga terminal pemberangkatan dekat Masjidilharam
Para jemaah haji disabilitas dan lansia akan mendapatkan pendampingan dari petugas haji, juga akan dibantu oleh petugas haji di sektor maupun Masjidilharam untuk memastikan kenyamanan dan keamanan selama beribadah.
Cara Naik Bus Shalawat
Jemaah haji akan mendapatkan kartu rute, berisi nomor dan warna rute bus shalawat yang beroperasi dari hotelnya menuju Masjidilharam dan sebaliknya. Nantinya, jemaah cukup datang ke halte terdekat dan menunggu bus sesuai nomor dan warna yang tercantum dalam kartu rute.
Berikut cara naik bus shalawat:
- Jalan ke halte terdekat dari hotel, bawa Kartu Nusuk dan kartu rute.
- Tunggu kedatangan bus shalawat.
- Naik bus yang sesuai nomor dan warna rutenya dengan informasi di kartu rute.
- Utamakan lansia dan perempuan saat naik/turun dari bus shalawat.
- Hapalkan terminal di dekat Masjidilharam yang menjadi tujuan, jemaah kembali ke hotel dari terminal yang sama.
- Selalu berhati-hati saat beraktivitas, jangan sampai ada barang tertinggal atau terpisah dari rombongan.
Khusus untuk jemaah haji disabilitas, hubungi petugas haji saat akan naik bus shalawat, petugas akan memanggil bus untuk datang ke halte terdekat di kantor sektor.
Jemaah haji diimbau untuk selalu membawa Kartu Nusuk dan kartu rute saat bermobilitas di Makkah. Apabila jemaah lupa arah atau membutuhkan bantuan, jemaah dapat menghubungi petugas haji yang ada atau membuat laporan di situs Kawal Haji.

#bus-haji #bus-disabilitas #jemaah-haji #bus-shalawat #transportasi-disabilitas #halte-bus #masjidilharam #haji-ramah-disabilitas #bus-kursi-roda #petugas-haji #rute-bus-shalawat #kartu-rute #halte-ter