Argo Manunggal Bangun PLTS di 4 Pabrik Tekstil, Target Operasi Agustus 2026
Argo Manunggal Group bangun PLTS 4.463 kWp di 4 pabrik tekstil dengan target operasi pada Agustus 2026.
(Bisnis.Com) 11/05/26 19:15 218171
Bisnis.com, JAKARTA — Argo Manunggal Group berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) rooftop berkapasitas 4,463 kilowatt peak (kWp) di empat fasilitas industri tekstil miliknya.
Proyek tersebut dijalankan melalui kerja sama strategis dengan PT Investasi Hijau Selaras yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian pengembangan PLTS rooftop untuk fasilitas di entitas usaha Argo Manunggal, yakni PT Argo Pantes Tbk. (ARGO), Timatex, Damatex, dan Kamaltex.
Managing Director Argo Manunggal Group, Johny Tjongiran, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung praktik industri berkelanjutan.
“Transisi menuju energi terbarukan adalah langkah strategis kami untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjawab tuntutan global terhadap praktik industri yang lebih berkelanjutan, khususnya di sektor tekstil yang memiliki intensitas energi tinggi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2026).
Proyek PLTS rooftop itu ditargetkan mulai beroperasi secara komersial atau commercial operation date (COD) pada Agustus 2026.
Dari sisi lingkungan, proyek tersebut diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga 110.201 ton CO2 selama periode kontrak, setara dengan penanaman sekitar 293.869 pohon. Menurut Johny, capaian itu menjadi tonggak penting dalam roadmap keberlanjutan Argo Manunggal Group.
“Kontribusi ini merupakan milestone penting dalam perjalanan sustainability kami. Ini mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam menurunkan jejak karbon secara bertahap dan terukur,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Investasi Hijau Selaras, Victor Samuel, mengatakan pihaknya akan menyediakan solusi menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga monitoring sistem untuk menjaga performa proyek dalam jangka panjang.
“Kami memastikan instalasi Rooftop Solar PV berjalan aman dan andal dengan standar keselamatan tinggi serta penggunaan material berkualitas, seperti struktur Hot Dip Galvanized [HDG] yang tahan korosi. Selain itu, sistem dilengkapi monitoring real-time untuk menjaga performa jangka panjang,” ujarnya.
Victor menambahkan, perusahaan telah menyiapkan tim khusus di masing-masing lokasi agar proses konstruksi dapat berjalan paralel sehingga proyek dapat selesai sesuai target. Selain itu, modul photovoltaic (PV) dan inverter juga telah dipersiapkan sejak awal guna meminimalkan risiko keterlambatan.
Argo Manunggal menilai transformasi menuju industri hijau perlu terus didorong melalui kolaborasi, inovasi teknologi, dan investasi energi bersih. Langkah tersebut dinilai penting mengingat industri tekstil merupakan salah satu sektor dengan kebutuhan energi yang tinggi sekaligus memiliki peran strategis dalam mendukung target net zero emission Indonesia.
Melalui proyek ini, perusahaan juga menargetkan penurunan ketergantungan terhadap energi konvensional, efisiensi biaya listrik, serta terciptanya stabilitas pasokan energi untuk operasional jangka panjang.
Grup saat ini bergerak di berbagai sektor, dengan fokus utama pada sektor tekstil terintegrasi, baja, dan properti.
#plts-rooftop #argo-manunggal #energi-terbarukan #industri-tekstil #efisiensi-operasional #emisi-karbon #net-zero-emission #energi-bersih #investasi-hijau #solar-pv #sistem-monitoring #proyek-plts #sus