SMI Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun dan Sukuk Rp500 Miliar, Cek Kupon dan Jadwalnya
PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) terbitkan obligasi Rp2 triliun dan sukuk Rp500 miliar untuk pembiayaan infrastruktur, dengan penawaran mulai 30 Juni 2026.
(Bisnis.Com) 29/06/26 05:08 262216
Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI bersiap menghimpun dana hingga Rp2,5 triliun melalui penerbitan obligasi dan sukuk.
Berdasarkan prospektus di harian Bisnis Indonesia, SMI akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2026 senilai Rp2 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp500 miliar.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat pembiayaan proyek infrastruktur dan pembiayaan syariah.
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2026 terdiri atas tiga seri dengan total nilai pokok Rp2 triliun.
Seri A ditawarkan senilai Rp511,85 miliar dengan kupon tetap 7,50% per tahun dan tenor 370 hari kalender atau jatuh tempo pada 17 Juli 2027.
Selanjutnya, Seri B memiliki nilai emisi Rp382,03 miliar dengan bunga 7,65% per tahun dan tenor tiga tahun hingga 7 Juli 2029.
Adapun Seri C menjadi porsi terbesar dengan nilai Rp1,11 triliun. Obligasi ini menawarkan kupon 7,85% per tahun dengan jangka waktu lima tahun dan akan jatuh tempo pada 7 Juli 2031.
Selain obligasi konvensional, Sarana Multi Infrastruktur juga menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2026 senilai Rp500 miliar yang terbagi menjadi dua seri.
Sukuk Seri A memiliki nilai Rp153,96 miliar dengan indikasi imbal hasil ekuivalen 7,50% per tahun dan tenor 370 hari hingga 17 Juli 2027.
Sementara itu, Sukuk Seri B senilai Rp346,05 miliar menawarkan indikasi imbal hasil ekuivalen 7,65% per tahun dengan tenor tiga tahun hingga 7 Juli 2029.
Perseroan menjelaskan seluruh dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk mendukung kegiatan pembiayaan infrastruktur. Sementara itu, dana hasil penerbitan sukuk akan dialokasikan untuk pembiayaan syariah melalui unit usaha syariah perseroan.
Penerbitan surat utang tersebut telah memperoleh peringkat idAAA untuk obligasi dan idAAA(sy) untuk sukuk dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), yang mencerminkan tingkat kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial.
Adapun jadwal penawaran umum dimulai pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Penjatahan akan dilakukan pada 3 Juli 2026, diikuti distribusi secara elektronik pada 7 Juli 2026. Obligasi dan sukuk dijadwalkan mulai tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.
Dalam aksi korporasi ini, PT Indo Premier Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ditunjuk sebagai wali amanat.
Jadwal Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk SMI
- Tanggal Efektif: 26 Juni 2026
- Masa Penawaran Umum: 30 Juni–2 Juli 2026
- Tanggal Penjatahan: 3 Juli 2026
- Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 7 Juli 2026
- Tanggal Distribusi Secara Elektronik: 7 Juli 2026
- Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI): 8 Juli 2026
#obligasi-smi #sukuk-smi #penerbitan-obligasi #penerbitan-sukuk #obligasi-berkelanjutan #sukuk-mudharabah #kupon-obligasi #jadwal-obligasi #jadwal-sukuk #pembiayaan-infrastruktur #pembiayaan-syariah #o