Wali Kota New York Mamdani Kecam Penangkapan Maduro, Telepon Trump Langsung
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS dan menghubungi Trump untuk menyatakan penolakannya.
(Bisnis.Com) 05/01/26 08:57 93235
Bisnis.com, JAKARTA - Wali Kota New York City Zohran Mamdani mengecam langkah Amerika Serikat (AS) yang melakukan penangkapan terhadap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.
Dalam sebuah konferensi pers, Mamdani menyebut dirinya telah menghubungi Presiden AS, Donald Trump untuk menyampaikan penolakannya terhadap tindakan penangkapan Maduro.
"Saya telah menelepon (Presiden AS) Donald Trump dan berbicara langsung dengannya untuk menyampaikan penolakan saya terhadap tindakan tersebut. Saya menentang upaya pergantian rezim, yang melanggar hukum internasional dan federal," ujarnya dikutip dari New York Times, Senin (5/1/2026).
Adapun, Mamdani tidak mengungkapkan bagaimana respons Trump terkait penolakannya saat ditanya lebih lanjut. Para ajudannya menyebutkan bahwa Mamdani yang lebih dulu menginisiasi panggilan telepon itu pada Sabtu (3/1/2026) sore waktu setempat, dan percakapan itu berlangsung singkat.
Sementara itu, melalui akun X resminya, Mamdani juga menyebut telah menerima pengarahan terkait penangkapan Maduro dan istrinya oleh militer Amerika Serikat, serta rencana penahanan mereka dalam tahanan federal di New York City.
Dalam unggahan itu, dia mengecam langkah yang dilakukan Trump, sebagai pelanggaran hukum baik di tingkat federal maupun internasional.
"Menyerang secara sepihak sebuah negara berdaulat merupakan tindakan perang serta pelanggaran terhadap hukum federal dan hukum internasional," jelas Mamdani.
Mamdani melanjutkan, upaya pergantian rezim yang terang-terangan tersebut tidak hanya berdampak bagi pihak-pihak di luar negeri. Dia menuturkan, hal tersebut juga secara langsung memengaruhi warga New York, termasuk puluhan ribu warga Venezuela yang tinggal di kota tersebut.
Mamdani melanjutkan, fokusnya saat ini adalah menjaga keselamatan seluruh warga New York.
"Pemerintahan kami juga akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan panduan yang relevan," kata Mamdani.
Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyayangkan sikap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menginstruksikan operasi militer di Venezuela untuk menangkap Nicolas Maduro.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric. Dia mengatakan kondisi ini menjadi preseden berbahaya dan menekankan pentingnya penghormatan terhadap semua pihak, khususnya hukum internasional dan piagam PBB.
"Sekretaris Jenderal sangat prihatin dengan peningkatan ketegangan baru-baru ini di Venezuela, yang berpuncak pada aksi militer Amerika Serikat di negara itu hari ini, yang berpotensi menimbulkan implikasi yang mengkhawatirkan bagi kawasan tersebut,” kata Dujarric, dikutip dari laman resmi PBB.
Dujarric menyampaikan bahwa Sekjen PBB Guterres menyerukan ke semua pihak untuk melakukan dialog sesuai dengan hak asasi manusia.
#wali-kota-new-york #penangkapan-maduro #telepon-trump #zohran-mamdani #donald-trump #venezuela #hukum-internasional #pergantian-rezim #militer-amerika-serikat #new-york-city #pbb #antonio-guterres #hu