Laporan BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI sepanjang 2025 Capai 5,11%

Laporan BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI sepanjang 2025 Capai 5,11%

Sepanjang tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia dilaporkan sebesar 5,11% secara tahunan.

(Bisnis.Com) 05/02/26 11:18 126489

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 dilaporkan sebesar 5,11% secara tahunan (year on year/YoY).

Sementara, sepanjang 2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,03% YoY. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan konsesus ekonom sebelumnya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan sepanjang 2025 berdasakan harga produk domestik bruto (PDB) atas harga berlaku sebesar Rp23.821,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp13.580,5 triliun.

"Secara kumulatif ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,51% secara tahunan," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

Adapun konsensus ekonom dan analis memperkirakan kinerja ekonomi Indonesia 2025 hanya akan tumbuh paling tinggi 5,1% secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Berdasarkan estimasi median (median estimate) dari perkiraan para ekonom dan analis yang dihimpun Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun lalu yakni sebesar 5,1% jelas berada di bawah target APBN yakni 5,2%.

Estimasi tertinggi yakni pertumbuhan ekonomi 5,3% yang disampaikan satu-satunya oleh ekonom Citigroup Securities Indonesia, Helmi Arman.

Ada juga yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2%, atau sesuai target pemerintah, yakni Juniman Juniman (PT Bank Maybank Indonesia Tbk.), Josua Pardede (PT Bank Permata Tbk.), Suryaputra Wijaksana (PT Uob Kay Hian Securities), Rully Arya Wisnubroto (PT Mirae Asset Sekuritas Indoesia), dan David Sumual (PT Bank Central Asia Tbk.).

Prediksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1% lalu berasal dari Euben Paracuelles (Nomura Singapore Limited), Radhika Rao (Dbs Bank Ltd.), Pranjul Bhandari (HK and SH Banking Corp Ltd), Fikri C Permana (KB Valbury Sekuritas), Brian Tan (Barclays Bank PLC), Hosianna Evalita Situmorang (PT Bank Danamon Tbk.), serta Krystal Tan (Australia & New Zealand Banking Group).

Adapun prediksi terendah yakni 4,7% dari Enrico Tanuwidjaja (PT Bank Uob Indonesia), 4,8% oleh Jaemin Bang (Moodys Analytics Singapore), serta 4,9% dari Lavanya Venkateswaran (Oversea-Chinese Banking Corp), Cimb Ltd dan Jin Tik Ngai (JP Morgan Chase Bank NA).

Menariknya, dua bank BUMN memiliki prediksi berbeda terkait dengan pertumbuhan ekonomi 2025 yang rencananya akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) besok, Kamis (5/2/2026). PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memperkirakan ekonomi tahun lalu tumbuh 5,23%, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI (BBRI) hanya 5,17%.

#pertumbuhan-ekonomi-2025 #pertumbuhan-ekonomi-indonesia-2025 #pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-indonesia-2025 #ekonomi-indonesia #ekonomi-2025 #rilis-data-bps #data-pertumbuhan-ekonomi-2025-bps #data-bps

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260205/9/1950350/laporan-bps-pertumbuhan-ekonomi-ri-sepanjang-2025-capai-511