ADPI Respons Positif Saran Investasi Dapen di Instrumen Berbasis EBT

ADPI Respons Positif Saran Investasi Dapen di Instrumen Berbasis EBT

ADPI mendukung saran Kemenkeu agar dana pensiun berinvestasi di sektor energi terbarukan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kebutuhan jangka panjang.

(Bisnis.Com) 24/10/25 04:30 14001

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) merespons saran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mendorong dana pensiun memperluas instrumen investasi dengan underlying di sektor energi baru dan terbarukan (EBT).

Ketua ADPI Abdul Hadi berpendapat saran itu sejalan dengan sifat dana pensiun yang memang seharusnya melakukan investasi yang bersifat keberlanjutan.

“Karena beban kita, tanggung jawab kita itu panjang sampai dengan seluruh peserta. Dengan demikian, ada instrumen investasi yang berbasis ESG gitu ya itu sangat selaras dengan kebutuhan jangka panjang kita,” ucapnya dalam konferensi pers Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2025, di Tangerang Selatan, Kamis (23/10/2025).

Sebab itu, menurutnya, dana pensiun bisa melirik opsi instrumen yang bersifat berkelanjutan untuk strategi investasinya. Meskipun, di satu sisi dia turut menyoroti adanya risiko tertentu.

Dalam kesempatan yang sama, PT Taspen (Persero) mengaku sudah mulai menjajaki produk investasi yang bersifat Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Salah satunya itu green bond atau proyek-proyek yang sifatnya global energy, tapi kita enggak langsung masuk proyeknya, tapi masukin surat utang underlying-nya project renewable energy,” kata Direktur Utama Taspen, Rony Hanityo Aprianto.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyoroti mayoritas saat ini alokasi investasi dana pensiun (dapen) sukarela masih sangat terkonsentrasi pada instrumen yang bersifat fixed income seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan deposito di perbankan.

Direktur Pengembangan Dana Pensiun, Asuransi, dan Aktuaria Kemenkeu, Ihda Muktiyanto berpendapat fokus itu membuat manajemen risiko terkelola baik. Namun, di satu sisi dia khawatir imbal hasil untuk kebutuhan jangka panjang peserta dapen bisa terbatas.

Sebab demikian, dia menilai perlu adanya strategi investasi yang lebih berimbang supaya dana pensiun bisa memperluas instrumen investasinya yang memiliki nilai tambah.

“Termasuk di dalamnya instrumen-instrumen yang memiliki underlying energi baru dan terbarukan, instrumen hijau,dan tentunya instrumen lain yang memiliki kemampuan untuk bisa meningkatkan return dari hasil investasinya dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” katanya dalam acara Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2025, di Tangerang Selatan, Kamis (23/10/2025).

#dana-pensiun #investasi-dana-pensiun #adpi #kemenkeu #energi-baru-terbarukan #investasi-ebt #esg-investasi #green-bond #proyek-renewable-energy #instrumen-hijau #strategi-investasi-berkelanjutan #inve

https://finansial.bisnis.com/read/20251024/215/1922941/adpi-respons-positif-saran-investasi-dapen-di-instrumen-berbasis-ebt