Indonesia-Inggris Perkuat Diplomasi Hijau, Teken MoU di COP30 Belem

Indonesia-Inggris Perkuat Diplomasi Hijau, Teken MoU di COP30 Belem

Indonesia dan Inggris menandatangani MoU di COP30 Belem guna memperkuat kerja sama perubahan iklim, fokus pada mitigasi, adaptasi, & ekonomi rendah karbon.

(Bisnis.Com) 09/11/25 03:30 32491

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia dan Inggris resmi menandatanganimemorandum of understanding(MoU) tentang kerja sama perubahan iklim di sela pelaksanaanConference of the Parties(COP30) di Belem, Brasil, Jumat (7/11/2025).

Kesepakatan tersebut menandai langkah strategis diplomasi hijau Indonesia dalam mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Menteri/Kepala Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar kerja sama antarnegara, tetapi juga komitmen bersama untuk masa depan bumi.

“Indonesia siap menjadi mitra strategis dunia dalam mendorong solusi nyata terhadap krisis iklim,” ujar Hanif usai menandatangani MoU dengan Secretary of State for Energy Security and Net Zero Inggris, Ed Miliband, seperti diwartakan melalui rilis resmi.

Melalui MoU ini, kedua negara bersepakat memperkuat mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, tata kelola karbon yang transparan, serta integrasi pembangunan rendah emisi di berbagai level pemerintahan. Untuk memastikan koordinasi dan evaluasi program, akan dibentuk Joint Steering Committee (JSC) yang melibatkan kementerian, lembaga riset, dan pemerintah daerah.

Hanif menambahkan, kerja sama ini akan segera diimplementasikan melalui proyek bersama, pertukaran pengetahuan, dan pelatihan teknis lintas lembaga.

“Kami optimistis kerja sama ini akan mempercepat pencapaian target emisi, memperkuat integritas pasar karbon, dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau nasional,” tegasnya.

Dari pihak Inggris, Ed Miliband menyatakan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa aksi iklim dapat berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi.

“Dengan menggabungkan kekuatan bersama Indonesia, kami menunjukkan bahwa aksi iklim yang tegas dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita,” ujarnya.

Dalam catatan bilateral, Inggris menaruh perhatian besar pada kerja sama mitigasi di sektor energi, kehutanan dan tata guna lahan (forestry and other land use/FOLU), serta rantai pasok karbon berkelanjutan.

Di sisi lain, Indonesia menegaskan fokus pada penguatan pasar karbon berintegritas tinggi, pengembanganbiodiversity credits, serta fasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli karbon di tingkat internasional.

Kesepakatan tersebut juga memperkuat implementasi Peraturan Presiden No. 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.

Dalam forum COP30, Hanif mengumumkan target transaksi karbon hingga 90 juta ton CO₂ ekuivalen dengan potensi nilai ekonomi mencapai Rp15 triliun.

“Diplomasi lingkungan tidak lagi berhenti di meja negosiasi — ini saatnya implementasi nyata,” ujar Hanif.

Selain memperkuat pasar karbon, kerja sama Indonesia–Inggris membuka peluang pembiayaan hijau, restorasi hutan, serta pengembangan proyek berbasis alam (nature-based solutions). Upaya ini diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey menegaskan bahwa perjanjian ini menjadi bagian dari kemitraan strategis kedua negara dalam mempercepat aksi iklim dan memperluas investasi hijau.

“Kami bangga berdiri bersama Indonesia di COP30. Perjanjian ini mencerminkan komitmen untuk mempercepat aksi iklim dan mendorong solusi berbasis alam yang memberikan kemakmuran bagi masyarakat di kedua negara,” ujarnya.

Menutup acara, Hanif menegaskan kembali arah diplomasi hijau Indonesia yang berorientasi pada hasil nyata.

“Dunia membutuhkan langkah konkret, dan Indonesia siap berjalan di garis depan bersama para mitra yang memiliki semangat yang sama untuk bumi yang lebih baik,” pungkasnya.

#indonesia-inggris #diplomasi-hijau #mou-perubahan-iklim #cop30-belem #ekonomi-rendah-karbon #mitigasi-perubahan-iklim #adaptasi-perubahan-iklim #pasar-karbon #pertumbuhan-ekonomi-hijau #aksi-iklim #pe

https://hijau.bisnis.com/read/20251109/651/1927267/indonesia-inggris-perkuat-diplomasi-hijau-teken-mou-di-cop30-belem