Program MBG Disebut Bentuk Ekosistem Kerja Baru di Sektor Pangan

Program MBG Disebut Bentuk Ekosistem Kerja Baru di Sektor Pangan

Pelaksanaan MBG melibatkan rantai kerja yang panjang.

(Republika) 13/05/26 16:27 220415

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang lebih luas, terutama di sektor layanan dan distribusi pangan. Program ini disebut memiliki dampak turunan terhadap sistem perlindungan sosial bagi pekerja yang terlibat di dalamnya.

Pemerhati jaminan sosial Teguh Purwanto mengatakan pelaksanaan MBG melibatkan rantai kerja yang panjang, mulai dari pengelolaan dapur, distribusi makanan, hingga tenaga operasional di lapangan. Menurut dia, aspek ketenagakerjaan dalam program tersebut perlu mendapat perhatian yang setara dengan aspek pemenuhan gizi.

“MBG tidak hanya soal makanan bergizi gratis. Di dalamnya ada ekosistem kerja yang besar, mulai dari tenaga kerja sampai distribusi,” ujar Teguh, Rabu (13/5/226).

Ia menilai, negara perlu memastikan pekerja yang terlibat dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang memadai. Hal ini dianggap penting mengingat skala program yang melibatkan ribuan unit layanan di berbagai daerah.

Pria yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan

University of New South Wales Australia itu mengatakan, terdapat lebih dari 25.000 SPPG dengan estimasi lebih dari 1,2 juta tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Besarnya jumlah tersebut, menurut dia, membuat MBG memiliki dampak langsung terhadap sektor ketenagakerjaan nasional.

Menurut dia, perlindungan sosial bagi pekerja dapat berdampak pada stabilitas layanan di lapangan. Pekerja yang memiliki jaminan sosial dinilai cenderung bekerja lebih konsisten dan terhindar dari risiko kerja yang tidak tertangani.

Teguh menambahkan perlindungan yang dimaksud dapat mencakup jaminan kecelakaan kerja, jaminan kesehatan, jaminan hari tua, hingga jaminan kematian. Ia menilai skema tersebut relevan untuk mendukung keberlanjutan program jangka panjang.

Ia juga menilai program MBG sejalan dengan agenda penguatan sumber daya manusia dalam Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama pada aspek peningkatan kualitas tenaga kerja dan kesejahteraan sosial.

Teguh mengatakan, pengalaman panjang dalam bidang jaminan sosial menunjukkan bahwa investasi pada gizi sejak usia dini berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, ia menilai program MBG memiliki posisi strategis dalam jangka panjang.

#mbg #makan-bergizi-gratis #program-mbg #sdm-indonesia #jaminan-sosial-pekerja #bpjs-ketenagakerjaan #sppg #ketenagakerjaan-indonesia #indonesia-emas-2045 #kebijakan-pangan-nasional

https://ekonomi.republika.co.id/berita/teyy9s416/program-mbg-disebut-bentuk-ekosistem-kerja-baru-di-sektor-pangan