Bisnis.com, JAKARTA - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dalam beberapa hari terakhir tentunya sangat berpengaruh terhadap perputaran ekonomi dan bisnis.
Rupiah anjlok hingga di angka Rp17.579 per dolar AS pada Jumat (15/5/2026), yang turut menyebabkan melemahnya beberapa sektor bisnis.
Namun, tidak semua bisnis mengalami penurunan atau terkena dampak signifikan dari melemahnya rupiah dan menguatnya dolar. Bisnis skala kecil hingga besar yang mampu menggaet pasar global seperti eksportir, pariwisata, dan lainnya tentunya tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi saat ini.
Merangkum dari beberapa sumber, berikut lima bisnis yang tetap cuan meski rupiah sedang melemah terhadap dolar.
1. Bisnis Freelance Skala Global dengan Gaji Dolar
Pelaku freelance yang menawarkan beragam jasa seperti editor, penulis, penerjemah, dan sebagainya biasanya memiliki jam kerja yang fleksibel.
Selain itu, freelancer dapat menawarkan portofolio mereka kepada pelanggan di luar negeri sehingga mampu menghasilkan pendapatan dalam bentuk dolar.
Penghasilan mereka akan tetap stabil karena menguatnya dolar terhadap rupiah membuat nilai gaji yang diterima menjadi lebih tinggi.
2. Bisnis Kerajinan Tangan (DIY)
Kerajinan tangan merupakan salah satu bisnis paling fleksibel karena dapat dipasarkan melalui toko online dan mampu menggaet pelanggan hingga ke mancanegara serta dijual menggunakan kurs dolar.
Menguatnya dolar atau melemahnya rupiah membuat penghasilan dari bisnis kerajinan tangan tidak terlalu terganggu oleh inflasi dan bahkan cenderung lebih stabil.
3. Bisnis Biro Wisata
Melemahnya rupiah terhadap dolar AS membuat sebagian masyarakat mengurungkan niat untuk bepergian ke luar negeri atau memilih menghabiskan waktu di Indonesia.
Sebaliknya, sebagai salah satu negara tujuan wisata, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar justru akan menarik turis mancanegara untuk berlibur ke Indonesia.
Momen tersebut dapat dimanfaatkan oleh biro wisata untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara menggunakan jasa mereka sebagai penyedia layanan kebutuhan liburan.
4. Jual Beli Emas
Emas hingga saat ini masih menjadi salah satu aset investasi paling stabil di dunia dan menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena dinilai lebih tahan terhadap inflasi uang fiat.
Meningkatnya minat investor terhadap emas saat rupiah melemah justru membuat harga emas semakin naik dan memiliki nilai tinggi saat dijual kembali nantinya.
5. Bisnis Eksportir Ikan Hias
Ikan hias Indonesia menjadi salah satu komoditas yang paling dicari di dunia. Dengan keanekaragamannya, negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, dan Hong Kong menjadi tujuan terbesar ekspor ikan hias Indonesia.
Sejak tahun 2016, Dewan Ikan Hias Indonesia (DIHI) mencatat nilai ekspor ikan hias mencapai US$65 juta.